Bagini Kata Syaridin Terkait Tes UKG Non PNS Tahap Kedua

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin M.Pd

ACEHTREND.CO, Banda Aceh- Ada perubahan kebijakan yang dilakukan Dinas Pendidikan Aceh menyangkut tes UKG Non PNS tahap kedua yang disambut suka cita oleh guru honorer Aceh yang tersebar di 23 kabupaten/kota.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin M.Pd, saat ditemui usai membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala SMK se-Aceh di Hotel Grand Aceh, Senin (28/5/2018), mengatakan, jadwal pelaksanaan UKG Non PNS tahap kedua ini akan digelar pada Tanggal 02-04 Juni 2018, sesuai dengan surat edaran yang sudah dikirimkan ke daerah. Dia beraharap semoga tidak ada perubahan.

“Bagi guru honorer yang tidak linier antara jurusan yang tercantum di ijazah dengan bidang studi yang diajarkannya disekolah, diperbolehkan mengikuti UKG tahap kedua,” kata Syaridin.

“Kalau sebelumnya ada aturan harus linier, ini benar dan tujuannyapun sangat bagus. Namun pertimbangannya ada begitu banyak guru honor yang sudah lama mengajar namun karena tidak ada ketersediaan jam di sekolah, akhirnya guru tersebut mengajar bidang studi lain,” sambungnya.

Karena itu, Dinas Pendidika Aceh memperbolehkan mereka untuk mengikuti UKG tahap kedua dengan catatan apabila mereka lulus, maka wajib mengajar sesuai dengan bidang studi yang linier dengan ijazahnya di sekolah yang masih tersedia jam mengajar.

Ditanya tentang guru non PNS yang sudah memiliki sertifikat pendidik namun ijazah mereka tidak linier dengan bidang studi yang diajarkannya, Syaridin menjawab, yang bersangkutan tetap mengajar sesuai dengan bidang studi yang tercantum dalam sertifikat pendidik.

Selanjutnya Syaridin menjelaskan, bagi guru non PNS yang lulus UKG tahap pertama, gaji mereka akan dibayar terhitung tanggal 01 Juli 2018 mendatang.

Sedangkan pada Januari sampai Juni akan disesuaikan dengan tanggal keluar SK mereka, apakah akan diberikan rapelan atau diberikan gaji honor seperti tahun sebelumnya, akan ada kebijakan khusus nantinya.

“Intinya kita tidak akan merugikan guru honorer yang sudah lama mengabdi,” sebut Syaridin.

Kemudian Syaridin menambahkan, gaji guru honor, tenaga administrasi, pustakawan dan tenaga kependidikan lainnya yang sudah terdaftar pada Dapodik dan data mereka masuk ke di Dinas Pendidikan Aceh, gaji mereka diupayakan semaksimal mungkin agar bisa dibayar sebelum Idul Fitri, bulan Juni mendatang.

Syaridin berharap kepada para pendidik khususnya tenaga honorer untuk bersabar.

“Semoga hak mereka dapat dinikmati menjelang hari raya Idul Fitri nanti,” katanya. []

KOMENTAR FACEBOOK