BKSDA Hancurkan Jalan Ilegal di Dalam Rawa Singkil

ACEHTREND.CO, Banda Aceh-Tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Selatan dan LSM lingkungan melakukan kegiatan penutupan kanal dan penghancuran akses jalan di dalam kawasan Suaka Margasatwa (SM) Rawa Singkil, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, pada Kamis (23/52018).

“Tim gabungan melakukan kegiatan ini dengan menggunakan 1 unit escavator, bertujuan untuk memulihkan ekosistem kawasan SM Rawa Singkil yang terus rusak akibat perambahan dan pembalakan liar yang marak,”kata Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo melalui siaran pers yang diterima aceHTrend, Senin (28/5/2018).

Menurutnya, jalan yang dihancurkan ini dahulunya dibuka untuk perkebunan kelapa sawit secara illegal oleh Sdr. TPR yang telah divonis bersalah oleh majelis hakim PN Tapaktuan dengan nomor perkara : 35/Pid.B/LH/2017/PN Ttn dengan pidana selama 1 bulan 6 hari, Tanggal 30 Agustus 2017 tahun lalu.

“Luas tutupan hutan di kawasan SM Rawa Singkil pada tahun 2017 sekitar 76,707 hektar, 5,095 hektar kurang dari luas yang ditetapkan Kementrian pada SK Nomor: 859/MenLKH/Sekjen PLA/11/2016, yaitu 81,802.22 hektar,”kata Sapto.

Ia menjelaskan, kegiatan tim gabungan ini adalah tindak lanjut sejak kanal dan akses jalan tersebut adalah bagian dari lahan masyarakat yang disita oleh tim gabungan pada tahun 2016 yang lalu. Kawasan konservasi tersebut dirambah oleh Teuku Popon Rizal untuk dikonversikan menjadi perkebunan kelapa sawit.

“Setelah melalui proses hukum, pada tanggal 20 Agustus 2017,Teuku Popon Rizal divonis bersalah oleh Pengadilan Aceh Selatan dan dihukum pidana kurungan selama 1 bulan dan 6 hari, dan juga pidana denda sejumlah Rp. 20 juta,”katanya.

SM Rawa Singkil merupakan rumah untuk satwa-satwa kunci seperi Orangutan Sumatera dan Harimau Sumatera, SM Rawa Singkil juga memberikan jasa lingkungan yang besar untuk masyarakat sekitar seperti sumber makanan, ikan, madu, air yang bersih, dan mitigasi dari bencana banjir.

“Rusaknya SM Rawa Singkil ini sangat menganncam kelestarian lingkungan hidup disekitarnya,”sebut Sapto.

KOMENTAR FACEBOOK