BNNP Aceh Blender 23 Kg Sabu

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh memusnahkan 23 kg narkotika jenis sabu, Rabu (30/5/2018). Pemusnahan itu dilakukan dengan cara diblender di kantor BNNP Aceh.

Sabu sebanyak 23 bungkus yang dimusnahkan tersebut merupakan barang bukti hasil sitaan BNNP Aceh dari jaringan narkoba Aceh – Malaysia di Aceh Utara beberapa waktu lalu. Selain menyita barang bukti, BNNP juga menangkap tiga orang tersangka dalam kasus ini.

Penangkapan ini bekerja sama dengan BNNK Aceh Utara, pihak kepolisian dan Bea dan Cukai Aceh dalam melakukan pemberantasan peredaran narkotika di Aceh.

“Hari ini kami melakukan pemusnahaan barang bukti sabu-sabu sebanyak 23 bungkus dengan berat sekitar 23 kilogram dengan tiga orang tersangka,” kata kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Faisal Abdul Naser, usai melakukan pemusnahan.

Faisal menambahkan ketiga orang tersangka tersebut berinisial M, Z dan MU mereka ditangkap di tempat yang berbeda. Untuk saat ini ketiga tersangka sedang dilakukan penyelidikan ia memastikan beberapa hari lagi akan diserahkan kepada penuntut umum.

Menurutnya barang haram tersebut dipasok dari Malaysia dengan modus di ambil tersangka di tengah laut untuk kemudian dibawanya dengan kapal kecil ke daratan. Namun demikian Faisal belum bisa memastikan barang itu murni dari Malaysia karena melihat bungkusan dari teh China.

Kronologi dari penangkapan para tersangka berawal pada bulan Maret lalu tersangka Z menerima 43 bungkus narkotika dari Jai di desa Paya Naden, Kecamatan Madat Aceh Timur. Selanjutnya barang itu diserahkan tersangka Z kepada M untuk disimpan dan tersangka Z menyerahkan uang kepada tersangka M sejumlah satu juta rupiah.

Pada 28 Maret atas perintah saudara Jai tersangka Z menyerahkan 20 bungkus narkotika kepada MU di depan SPBU Sampoiniet Aceh Utara. Kemudian MU menyerahkan narkotika itu kepada Jai di Simpang Ceubrek Aceh Utara.

“dan atas pekerjaan tersebut saudara MU menerima uang sejumlah Rp 3 juga rupiah dari saudara Jai,” sebut Faisal Naser.

Sementara pada Minggu 1 April 2018 tim gabungan BNN-RI, Bea Cukai Aceh dan BNNP melakukan penangkapan terhadap tersangkat M di desa Cot Manyang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.

Dari penangkapan tersebut kata dia ditemukan dan selanjutnya dilakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa 23 bungkus narkotika dalam bungkusan teh China.

“Dari pengembangan tersebut berhasil menangkap tersangka M, Z dan MU sementara Jai masih DPO,” ujarnya.[]

KOMENTAR FACEBOOK