Unsyiah dan Indah Karya Jalin Kerjasama EBT Wind Turbine

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala dengan PT. Indah Karya (Persero) melakukan kerja sama Pengembangan Potensi Kawasan Industri dengan menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT) Wind Turbine.

Kerja sama itu terjalin dengan dilakukannya penandatangan Nota Kesepahaman Kerjasama (MoU) oleh Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng, Rektor Unsyiah dan Nel Adianto, Direktur Utama PT. Indah Karya (Persero), Selasa (5/6) bertempat di Ruang Rapat Rektor Unsyiah.

Di dalam rilis disebutkan, Nota Kesepahaman bertujuan sebagai landasan untuk mewujudkan kerjasama awal yang melibatkan Civitas Akademika dan BUMN. “Kedepan diharapkan akan melibatkan Pemerintah Provinsi Aceh sehingga akan lebih mempercepat dan mensinkronkan fase study / pengembangan kearah implementasi, kebutuhan dan bisnis yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tulis rilis.

Disebutkan juga, hasil dari studi secara bertahap akan dikomunikasikan dan dikoordinasikan program pembangunan propinsi Aceh, yang berperan sebagai regulator dan Pemerintah Kota/Kabupaten yang berperan sebagai share holder dan tentunya para Investor.

Ditambahkan, MoU akan menggerakkan Universitas Syiah Kuala dan PT Indah Karya (Persero) dalam melakukan studi termasuk melakukan riset di bidang energi terbarukan yang akan dikembangkan, serta pembuatan Design Engineering (DED) maksimal dilakukan dalam waktu 1 (satu) tahun, sedangkan 1 tahun selanjutnya dapat dilakukan fase konstruksi dan implementasi.

Sedangkan PT Indah Karya (Persero) akan berperan sebagai salah satu Investor yang dapat bermitra dengan Perusahaan di Daerah (BUMD)/Swasta.

Disebutkan, berdasarkan informasi awal yang diterima dari Pemrov Aceh, salah satu kawasan yang di sasar dalam study dan pengembangan EBT adalah kawasan industri Ladong, atau beberapa tempat lainnya (kawasan industri/kota mandiri) yang berpotensi untuk dikembangkan di Aceh.

Minyak Bumi Energi Fosil
Mengingat ketersediaan minyak bumi (energi fosil) yang semakin menipis, sementara kebutuhan energi khususnya energi listrik dari tahun ke tahun semakin tinggi maka upaya pencarian sumber-sumber energi alternatif yang bersifat terbarukan (Renewable Energy Resources/RES) dan ramah lingkungan perlu segera dilakukan oleh Indonesia. Salah satu pemakai energi listrik yang cukup besar adalah sektor Industri dimana hal ini sejalan dengan prinsip kemajuan suatu kota/daerah ataupun kawasan khusus.

Berdasarkan data sekunder awal yang ada, Provinsi Aceh mempunyai potensi energi EBT berbasis energi angin yang sangat baik dan termasuk juga daerah yang cukup potensial untuk pengembangan kawasan industri terpadu baik dari lokasi geografis dan historikal. Kondisi eksisting saat ini, ketersediaan energi listrik menjadi salah satu masalah yang cukup serius di Aceh dimana sering terjadi gangguan supply. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sesuai dengan Visi dan Misi pemerintah Aceh yang menyediakan sumber energy yang bersih dan terbarukan dalam rangka pemenuhan kebutuhan listrik bagi rakyat dan industri , maka pengembangan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan dengan menghindari eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) yang berlebihan merupakan jawaban yang tepat. Dengan kata lain semakin cepat menguasai energi EBT yang memiliki potensi yang berlimpah di Aceh, semakin cepat pula pembangunan sektor lainnya ikut berkembang ( seperti Mass Transportation, MRT/LRT, Subway, Elevated Toll, Bonded Area, Industry Zone, Port, dll).

Sebagai informasi, saat ini di beberapa negara, penggunaan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sangat digalakkan. Sebagai contoh di daratan China, kawasan benua Amerika dan benua Eropa pemanfaatan EBT sdh mencapai 50% – 100% dr kebutuhan listrik. Sedangkan di Indonesia penggunaan listrik yg bersumber dari EBT masih relatif sangat kecil. Para pakar energi dunia menegaskan bahwa Trend penggunaan energi masa depan diproyeksikan dalam 5 (lima) tahun kedepan akan beralih kepada energi yang berbasis pada EBT, dan saat ini energi Wind Turbine menjadi pemasok terbesar ke 2 setelah energi Hydro.

Profil PT Indah Karya
PT Indah Karya (Persero) merupakan salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah merintis Wind Turbine sejak lebih dari 1 (satu) tahun terakhir. Selain itu, PT Indah Karya (Persero) juga bergerak di bidang jasa Konsultansi, Properti, Industri, dan Infrastruktur Sosial. Khusus pembangunan Tower Wind Turbine yang dikembangkan Indah Karya saat ini, telah menyelesaikan Riset dan DED nya, sehingga diharapkan diakhir tahun 2018 sdh memiliki pembangkit sendiri (IPP) di Bondowoso – Jawa Timur.

Akhirnya, PT Indah Karya (Persero) yang telah memiliki Tenaga Ahli yang kompeten dibidang EBT, dan sudah berpengalaman dalam Riset Pengembangan dan Design Teknis EBT terpanggil untuk bersama-sama dengan Ahli di Universitas Syiah Kuala melakukan pengembangan potensi Kawasan Industri yang berbasis kepada EBT (Wind Turbine) dapat diwujudkan fisiknya dan menjadi karya anak bangsa untuk mensejahterakan bangsa dan negara.

KOMENTAR FACEBOOK