Sulthanah Putroe Safiatuddin Dimakamkan di Banda Aceh

Ratusan rakyat Aceh berdiri di dekat pusara Sultanah Yang Mulia Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Alam, yang dimakamkan di Banda Aceh, Rabu malam (6/6/2018). Foto: Taufik Ar-Rifai.

ACEHTREND.CO, Banda Aceh- Jenazah Yang Mulia Sulthanah Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Alam, yang mangkat di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (6/6/2018) pukul 06.00 WITA, telah dimakamkan di Banda Aceh pada hari yang sama pukul 23.30 WIB.

Cucu Sultan Aceh yang terakhir tersebut dishalatkan jenazahnya sebanyak tiga kali, pertama di Lombok, kemudian di Mesjid Raya Baiturahman dan di mushalla Pendopo Gubernur Aceh.

Jenazah Teungku Putroe dikebumikan di komplek Baperis, Banda Aceh. Keranda jenazah yang dipayung kuning dihantar oleh ratusan pelayat hingga ke liang makam. Bentangan kain berwarna kuning juga digelar kala jenazah diturunkan ke liang lahat.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Kasdam Iskandar Muda Brigjend TNI Achmad Daniel Chardin serta Wakapolda Aceh Brigjend Pol Yanto Tarah, ikut menghantar cucu tertua Sultan Aceh itu ke pintu gerbang alam kubur.

Gubernur Aceh dalam sambutannya meminta kepada seluruh rakyat Aceh senantiasa memanjatkan doa kepada almarhumah agar mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT.
 
“Hari ini, kita telah mengantar tokoh senior kita yaitu cucu dari Raja Aceh terakhir. Orang tua kita ini berpulang ke rahmatullah di kota Mataram yang letaknya ribuan kilometer dari Aceh. Alhamdulillah kini, jenazah almarhumah akhirnya tiba juga di tanah kelahirannya,” ujar Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.

“kepulangan” salah seorang pewaris tahta Kesultanan Aceh tersebut disambut tangis duka rakyat Aceh. Kabar mangkatnya almarhumah viral di media sosial. Bahkan foto usungan keranda perempuan yang sangat merindukan Aceh itu menjadi trending topic di laman media sosial.

KOMENTAR FACEBOOK