Pengibaran Bintang Bulan oleh YARA Berpeluang Hambat Investasi ke Aceh

Aryos Nivada

ACEHTREND.CO,Banda Aceh- Aksi pengibaran bendera Bintang Bulan oleh anggota Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) pada Minggu (10/6/2018) dinilai oleh Aryos Nivada sebagai bentuk provokasi yang bisa merugikan Aceh.

Kepada aceHTrend Pengamat Politik dan Keamanan Aceh itu menyebutkan yang dilakukan oleh YARA, dimotori oleh Safaruddin, merupakan tindakan provokasi yang patut diduga untuk kepentingan aktor tertentu.

Dalam kesempatan itu, Aryos menyebutkan, kuat dugaan apa yang dilakukan oleh YARA untuk kepentingan untuk memboomingkan kembali isu bendera dan lambang daerah Aceh yang kian redup. “Ada muatan Kepentingan aktor tertentu, tidak mungkin tidak ada yang menyuruh,” kata Aryos.

Aryos mengatakan, apa yang dilakukan oleh YARA akan merugikan Aceh dalam beberapa hal, pertama akan menganggu proses komunikasi politik selama proses cooling down bendera Aceh, pengibaran bendera Bintang Bulan akan membuat suasana kembali panas.

Kedua, pengibaran Bintang Bulan akan membuat image Aceh negatif di mata orang luar, Aceh yang tidak kunjung kondusif dengan politik yang tidak stabil, akan membuat investor tidak akan menginvestasikan modalnya di Aceh. Ini tentu akan merugikan rakyat Aceh yang membutuhkan lapangan kerja dan kepastian ekonomi.

“Polemik ini sudah lama berlangsung dan masih cooling down, tiba-tiba YARA mengibarkannya, ini membuat Aceh rugi. Ketidakpastian politik akan berpengaruh pada investasi. Orang luar tidak akan menginvestasikan modalnya di Aceh, bila kondisi politik tidak pernah stabil,” kata Aryos.

Selain itu, ia menghimbau rakyat kecil untuk tidak terpengaruh dengan aksi YARA. Karena bila pun dikibarkan, akan berhadapan dengan aparat penegak hukum. ” Semua pihak harus menahan diri, rakyat kecil jangan terpancing,” ujarnya.

KOMENTAR FACEBOOK