Dewan Aceh Utara belum Bentuk Pansus CDOB Aceh Malaka

Foto : Ketua G-PAM Muslim Syamsuddin menyantuni anak yatim piatu di acara buka puasa bersama di caffe kawasan Gampong Tambon Baroe, Dewantara, Aceh Utara, Minggu (10/6/2018)

ACEHTREND.CO, Lhoksukon – Berkas Adminitrasi pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Aceh Malaka sudah rampung 95 persen, untuk mencapai 100 persen pihak panitia harus berkerja lebih maksimal.

Hal ini dikatakan Ketua Gerakan Pemuda Aceh Malaka (G-PAM), Muslim Syamsuddin seusai kegiatan buka puasa bersama Ikatan Mahasiswa Aceh Malaka (IMAM) dan anak yatin piatu di Tambon Baroh, Dewantara, Aceh Utara, Minggu (10/6/2017).

Muslim mengatakan, ada empat surat keputusan yang dituangkan menurut PP No 23 tahun 2004 untuk memenuhi berkas CBOD.

Dari empat surat keputusan itu yang sudah selesai yakni Surat Keputusan Jumlah Penduduk, Surat Keputusan Aset Daerah dan Surat Keputusan Penyerahan Kepegawaiaan. Sedangkan berkas yang belum selesai saat ini Surat Keputusan Batas Wilayah yang ditanda tangani oleh pihak bersama antara Bupati Aceh Utara dan DPRK Aceh Utara.

“Pemkab sudah menyelesaikan semua tahapan berkas adminitrasi pemekaran, selanjutnya bekas tersebut diserahkan ke DPRK Aceh Utara, namun saat ini pihak dewan belum membentuk pansus dan paripurna pengesahan,” ujarnya.

Muslim menambahkan pihak panitia pemekaran sudah lima kali mengirim surat ke DPRK Aceh Utara untuk duduk bersama dan audiensi membahas persoalan ini.

Namun, sampai saat hanya satu kali kita melakukan pertemuan dengan Komisi A DPRK Aceh Utara, namun tidak ada kejelasan, sedangkan dengan pimpinan dewan belum pernah duduk bersama terkait persoalan ini.

“Langkah selanjutnya akan kita lakukan lobi-lobi dengan anggota DPRK Aceh Utara, pemekaran ini bukan keinginan panitia melainkan keinginan masyarakat wilayah Aceh Utara bagian barat,” jelasnya.

Jika nantinya pihak dewan belum juga memenuhi permintaan audeinsi dengan panitia, kita akan mengambil tindakan tegas, misalkan melakukan aksi, baikot pemilu, dan baikot pemerintah.

Tapi sikap yang kita ambil nanti kita ambil setelah ada pertemuan akbar antara Forum Geuchik, Imum Mukim dan Tokoh Masyarakat, hal ini dilakukan seusai lebaran nantinya.

Perwakilan Ikatan Mahasiswa Aceh Malaka, Musliadi Salidin sangat mendukung langkah yang akan di lakukan oleh panitia pembentukan CBOD Aceh Malaka.

“Kita tetap berjuang dan mendampingi panitia pemekaran dalam memperjuangkan lahirnya kabupaten Aceh Malaka,” jelasnya.

Kegiatan ini dilakukan saat buka puasa bersama dan silaturrahmi dengan panitia pemekaran dan mahasiswa di kawasan wilayah Aceh Utara bagian barat.

Selain itu, pihaknya juga menyatuni 10 anak yatim piatu dari perwakilan dari 6 Kecamatan Aceh Utara yang tergabung dalam CDOB Aceh Malaka.[]

Foto : Ketua G-PAM Muslim Syamsuddin menyantuni anak yatim piatu di acara buka puasa bersama di caffe kawasan Gampong Tambon Baroe, Dewantara, Aceh Utara, Minggu (10/6/2018)

KOMENTAR FACEBOOK