Kutbah Id Baiturrahman Sorot Hilangnya Karakter Asli Aceh

ACEHTREND. CO, banda Aceh – Karakter Aceh yang akrab dengan kesantunan, arif dalam menyelesaikan masalah, bersikap toleran kini telah berubah.

Hal itu disampaikan oleh Khatib Id di Mesjid Raya Baiturrahman usai melaksanakan shalat Id.

“Kini yang terjadi justru fenomena saling berebut menjadi pemegang hegemoni, cenderung saling mengalahkan, egois individualis,” kata Prof Dr Rusjdi Ali Muhammad yang bertindak sebagai khatib Id, Jumat (14/6) pagi.

Prof Rusjdi juga menyampaikan adanya harapan besar dari banyak orang terhadap Aceh yang hebat setelah melaqabkan diri dengan Syariat Islam.

“Mereka berharap hadir Aceh yang damai, Aceh yang santun, jauh dari kegaduhan, pokoknya Aceh yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, meski akhirnya banyak juga yang kecele setelah melihat fakta, ” tegas Khatib Id.

Khatib mengajak semua untuk melakukan introspeksi diri dan menyadari bahwa ada sesuatu yang salah tubuh dan masyarakat kita.

“Barangkali anakronisme dan inkonsistensi ini mulai menunjukkan masyarakat kita yang sedang mengalami krisis identitas, jati diri kita mulai kehilangan karakter asli, ” kata khatib lagi.

Prof Rusjdi sempat mengajukan pertanyaan, apakah yang salah dalam peradaban dan karakter kita?

Shalat Id di mesjid Baiturrahman dimulao pukul 07.30 wib dengan imam Syeikh Muhammad Ismael Mohamed, hafiz dari Mesir. Sejak pukul 07.00 wib jamah sudah memadai mesjid Baiturrahman hingga memenuhi halaman yang diteduhi oleh payung raksasa.

KOMENTAR FACEBOOK