Dugaan Korupsi Beasiswa, Aryos: Logika Hukum tidak Bekerja Berdasarkan Asumsi

Aryos Nivada

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Akademisi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Aryos Nivada menyebutkan, logika hukum tak bisa dibentur begitu saja dengan logika politik. Logika hukum bekerja berbasis data dan fakta yang dapat diverifikasi untuk pembuktiannya. Sedangkan logika politik bekerja berdasarkan asumsi-asumsi yang perlu membutuhkan bukti-bukti materil secara ilmiah.

Hal itu disampaikan Aryos pada aceHTrend, Rabu (20/6/2018) menyikapi pernyataan Akademisi Politik Unsyiah Effendi Hasan yang menyebutkan bahwa kasus dugaan korupsi beasiswa oleh oknum DPRA bermuatan politis.

“Kasus banjakan beasiswa yang diduga dilakukan oleh kaki-tangan oknum tertentu di DPRA berbasis data dan fakta audit Ispektorat Aceh, yang pembuktiannya nanti dalam proses peradilan. Karena itu, Aryos mendesak Gubernur Aceh Irwandi Yusuf untuk memproses kasus ini secara tuntas di pengadilan,” katanya.

Dosen FISIP Unsyiah itu berharap kepada semua pihak agar kasus dugaan bancakan beasiswa dari sumber aspirasi anggota DPRA itu tidak dibenturkan dengan isu-isu politik. Hukum dan politik merupakan dua rezim yang sangat berbeda.

“Membenturkan kasus pungli beasiswa dengan logika politik justru dapat menghambat proses penegakan hukum dan upaya pemberantasan korupsi di Aceh,” pungkas peneliti Jaringan Survei Inisiatif (JSI). []

KOMENTAR FACEBOOK