Wawancara: Saifullah: Pidie Jaya Masih Berselemak Masalah

Kolonel (Purn) Saifullah, yang menjadi calon Wakil Bupati Pidie Jaya, berpasangan dengan Yusri Yusuf (Melon), memilih terjun ke politik, setelah melakukan evaluasi terhadap pembangunan kampung halamannya itu. Ia menemukan banyak persoalan pembangunan yang tidak kunjung diselesaikan oleh pemimpin saat ini. Mulai dari kemiskinan hingga ketidakmerataan pembangunan.

Lalu,apa saja yang disampaikan oleh Saifullah saat berdiskusi dengan aceHTrend, Selasa malam (19/6/2018), berikut petikan wawancaranya untuk Anda.

aceHTrend: Mengapa Saudara terjun ke dunia politik praktis? Padahal dengan status sebagai pensiunan militer, Anda bisa duduk nyaman di rumah sembari menghabiskan masa tua. Faktor apa yang menyebabkannya?

Saifullah: Sebagai putra Pidie Jaya saya selalu memantau pembangunan di tanah di mana saja dilahirkan. Setelah saya melakukan evaluasi mendalam, saya menemukan banyak persoalan di sini, yang membuat saya tidak bisa berdiam diri. Saya berpikir bahwa saya yang masih diberikan kesehatan oleh sang maha kuasa juga memiliki sedikit ilmu pengetahuan dalam pemerintahan dan koneksi harus ikut turun tangan.

aceHTrend: Kenapa harus mencalonkan diri? Padahal kan masih banyak cara lain untuk membantu Pidie Jaya?

Saifullah: Ini terkait erat tentang kewenangan. Kita tidak bisa menutup mata bahwa ketidakmampuan membangun bukan hanya karena tidak bisa, tapi karena tidak mau. Nyaris semua orang tahu persoalan Pidie Jaya dan banyak juga yang tahu potensi kabupaten ini, tapi siapa yang benar-benar mengabdikan diri untuk membangun daerah ini?

Insyaallah saya punya kemampuan dan komitmen untuk memajukan Pidie Jaya, saya melihat Pak Yusri Melon juga punya semangat yang sama. Kami sama-sama punya visi dan misi serupa, serta kami memiliki kemampuan untuk melakukannya. Satu hal lagi, silahkan periksa track record kami, apakah kami bermasalah? Pidie Jaya tidak bisa dibangun oleh orang yang bermasalah.

aceHTrend: Oke, apa yang sedang dihadapi oleh rakyat Pidie Jaya saat ini?

Saifullah: Mereka sedang menghadapi ketidakadilan, kemiskinan, kurangnya pendidikan, pelayanan dan fasilitas kesehatan yang kurang memadai dan akses yang minim terhadap sumberdaya. Selama ini Pidie Jaya hanya dibangun untuk beberapa orang saja. Silahkan keliling kabupaten ini dan periksa sendiri, apakah apa yang saya sampaikan hanya omong kosong? Di sini kesejahteraan hanya dinikmati oleh segelintir orang. Istilahnya lima orang bermata air, ribuan berair mata.

aceHTrend: masalah pelayanan kesehatan selama ini banyak pasien yang dirujuk ke RSUD Kabupaten Pidie, apa yang harus dilakukan?

Persoalan kesehatan di Pijay masih menjadi masalah serius, menurut hasil amatan kami, banyak sekali pasien di RSUD Pijay yang selalu dirujuk ke kabupaten Pidie. Artinya, dari persoalan tersebut kualitas kesehatan di Pidie Jaya masih belum memadai. Sehingga ke depan langkah pertama yang akan kami lakukan, mengevaluasi jumlah dokter spesialis, tenaga medis lain, juga di samping itu akan kami siapkan fasilitas kesehatan yang memadai. Sehingga pelayanan dan kualitas kesehatan di Pidie Jaya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.

aceHTrend: Bagaimana dengan dukungan rakyat?

Saifullah: Rakyat menginginkan perubahan, rakyat ingin adanya perbaikan tatanan di Pijay. Mereka banyak yang mengeluh dan berharap ke depan Pijay mengalami perubahan ke arah yang lebih baik.

aceHTrend: Kalau menang, apa yang akan Anda lakukan?

Saifullah: Kami sudah membuat pemetaan. Bila dipercaya oleh rakyat, di fase pertama setelah menang kami akan melakukan gebrakan fundamental untuk membangunkan Pijay dari tidur panjang. Program dan kegiatan itu sudah kami susun. Bahkan beberapa di antaranya sudah sering kami sampaikan kepada publik melalui kampanye. Tujuan akhir adalah terwujudnya pembangunan Pijay yang merata, adil serta menjadikan Pijay sebagai green district yang mandiri pangan serta berdaya saing.

aceHTrend: Selama ini kinerja PNS dikeluhkannya oleh masyarakat. Mereka terkesan hanya bekerja untuk menyenangkan hati bupati semata.

Saifullah: Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh, tapi tidak serta merta. Akan ada banyak tahapan untuk menuju ke sana. Disiplin PNS adalah harga mati, tapi kami lakukan dengan berbagai tahapan. Baik dengan menyusun rencana kerja, mereposisi sesuai keahlian masing-masing, disiplin waktu dan ramah dalam memberikan pelayanan kepada publik. Mengembalikan PNS kepada fungsinya kembali akan kami lakukan secara sistematis dan tentunya masuk prioritas utama.

Kami menginginkan PNS mencintai pekerjaannya dan nyaman dalam bekerja. Kami juga akan menyiapkan reward atau penghargaan kepada PNS yang memiliki kinerja terbaik.

aceHTrend: ada hal lain?

Saifullah: Untuk mewujudkan semua tujuan dan program, kami tentunya akan bersinergi dengan semua elemen, termasuk ulama, TNI dan Polri serta pihak swasta. Pijay harus dibangun oleh semua pihak, kami hanya motornya. Tanpa keikutsertaan elemen lain, mustahil kami bisa melakukan yang terbaik.

Pembangunan Pijay akan kami lakukan dengan menyatukan antara agama dan negara. Tidak ada pemilahan dan tentunya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di Republik Indonesia.

KOMENTAR FACEBOOK