Bunta Dibunuh oleh Mantan “Koki” CRU Serbajadi

Jasad Bunta usai diracun (Foto: Dok.BKSDA)

ACEHTREND.COM, Banda Aceh-Pihak aparat kepolisian dari jajaran Polres Aceh Timur, Senin (2/7/2018) menggelar konferensi pers terkait penangkapan dua orang terduga pelaku pembunuh Bunta, gajak jinak di CRU Serbajadi.

Dalam keterangannya Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro mengatakan telah menangkap dua orang yang diduga pelaku. Kepada mereka disangkakan dengan Pasal 21 UU Nomor 5 tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Sapto Aji Prabowo, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, kepada aceHTrend, Senin (2/7/2018) mengatakan, salah seorang pelaku adalah bekas tukang masak di CRU Serbajadi, Aceh Timur.

“Pelaku bukan mahout (pelatih gajah), jadi informasi tersebut keliru. Tersangka tidak pernah menjadi mahout, hanya pernah menjadi tukang masak, itupun tidak lama,” kata Sapto Aji Prabowo.

Gading milik Bunta yang dibunuh. Foto: Ist.

Sebelumnya aceHTrend sempat menuliskan bahwa salah seorang pelaku merupakan bekas mahout yang sudah keluar dari CRU Serbajadi. Hal itu berdasarkan keterangan dari Kapolres Aceh Timur yang dihubungi via WA.

“Iya warga Aceh, salah satu tersangka adalah bekas mahout/pawang gajah,”katanyanya melalui pesan singkat.

Polisi juga menyita barang bukti berupa gading dengan berat 10 kilo, panjang 126 cm, dan saat ini baik pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Aceh Timur. []

Wartawan: Taufan Mustafa
Editor : Muhajir Juli

KOMENTAR FACEBOOK