HMI Aceh : Baca Alquran Saja Tidak Mampu Bagaimana Mengamalkannya

Ketua Badko HMI Aceh, Mirza Fanzikri (Foto: aceHTrend)

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Provinsi Aceh, Mirza Fanzikri, meminta Komisioner Independen Pemilihan (KIP) Aceh agar bersikap tegas untuk tidak meloloskan bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRA dan DPRK yang tidak mampu baca Alquran.

Berita terkait : Kenapa Ada Caleg Tidak Bisa Baca Al-Qur’an?

Sebab, kata Mirza, sebagai representatif masyarakat Aceh yang notabenenya perwakilan masyarakat Islam, tidak mampu membaca Alquran adalah hal yang tidak bisa ditolerir sebagai caleg.

“Baca Alquran saja tidak mampu bagaimana mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran,” tegas Mirza pada aceHTrend di Banda Aceh, Kamis (26/7/2018).

Mirza yang juga akademisi di UIN Ar-Raniry Banda itu berharap kepada KIP dan juga pemerintah Aceh serius melihat fenomena ini, bahwa ternyata masih banyak para tokoh masyarakat yang telah mendaftarkan diri sebagai caleg namun tidak lulus baca alquran. Pelajaran ini penting untuk memperbaiki generasi Aceh masa depan.

Baca juga : Beritya terlkait : Prof Syamsul Rijal: Uji Mampu Baca Alquran Perlu Direformasi

“Kami berharap perwakilan masyarakat di DPR baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota ke depan diisi oleh mereka yang memiliki integritas tinggi, salah satu indikatornya adalah mampu membaca Alquran sebagai pendoman utama dalam kehidupan sosial agama dan politik,” ujarnya. []

Wartawan : Irwan Saputra

KOMENTAR FACEBOOK