Toilet Terminal Batoh Rusak Parah, Irwan Djohan Beri Nilai Empat

ACEHTREND.COM,Banda Aceh- Kondisi toilet Terminal Batoh, Banda Aceh, yang merupakan tempat berkumpulnya bus antar propinsi, rusak parah dan sudah berlangsung lama. Hal ini terkuak ketika Wakil Ketua DPRA Teuku Irwan Djohan melakukan sidak pada Kamis (26/7/2018).

“Pada hari Kamis, 26 Juli 2018 lalu, setelah melakukan inspeksi mendadak ke Pelabuhan Ulee Lheue, saya melanjutkan sidak di Terminal Bus Batoh, Banda Aceh, untuk melihat kondisi toilet di terminal kebanggaan Aceh itu,” ujar Irwan Djohan.

Hasil temuan pihaknya, kondisi toilet di Terminal Bus Batoh, lebih parah daripada di Pelabuhan Ulee Lheue,padahal terminal ini di bawah pengelolaan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Pemerintah Pusat).

“Kalau untuk toilet di Pelabuhan Ulee Lheu saya memberi nilai 6, maka untuk toilet di Terminal Batoh ini saya hanya bisa beri skor 4,” katanya yang ditulis di laman facebooknya.

Hampir semua ruangan toilet dalam kondisi rusak, sehingga tidak bisa digunakan dan di pintu ditempeli kertas pengumuman bahwa toilet sedang tidak bisa digunakan. Bahkan semua urinoir (tempat buang air kecil pria) rusak dan ditempel lakban hitam.

Terkait buruknya kondisi toilet di terminal itu, para pegawai Kementerian Perhubungan yang bekerja di sana beralasan bahwa sejak diambil alih pengelolaannya oleh Kemenhub pada tahun 2016 kondisinya memang sudah rusak dan dalam waktu dekat akan direhab.

“Namun temuan yang membuat saya lebih heran adalah semua toilet di terminal itu tidak dipisahkan antara toilet laki-laki dengan toilet perempuan. Ada tiga area toilet di terminal itu, tapi semuanya bercampur laki-laki dan perempuan,” terangnya.

Sedikit kabar baiknya, seluruh pegawai yang bekerja di Terminal Bus Batoh itu, tidak ada yang digaji di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP). Menurut keterangan mereka, gaji yang terendah adalah Rp2,9 juta per bulan.

“Sebelum meninggalkan terminal, saya mengingatkan mereka untuk menjaga citra Aceh, karena dalam beberapa hari ke depan akan dilaksanakan event PEKAN KEBUDAYAAN ACEH (PKA) Ke-7, yang akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo, serta dihadiri oleh ribuan tamu dari dalam dan luar negeri,” imbuhnya.