Aliran Listrik Diputus Sepihak, Pedagang PKA Jualan Dalam gelap

Akibat diputuskannya aliran listrik, pedagang dadakan di arena PKA VII di jalan g=Gurami, Lampriet, terpaksa berjualan dalam gelap. (Hendra Keumala/aceHTrend)

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Sejumlah pedagang kaki lima di arena PKA di kawasan gedung Dispora, jalan Gurami, Bandar Baru, Lampriet, Banda Aceh, mengeluh dan kecewa karena aliran listrik ke lapak dagangan mereka dipotong pihak petugas PLN.

Menurut informasi yang dihimpun acehTRend, Selasa malam (7/8/2018) akibat dari pemotongan tersebut, para pedagang musiman itu terpaksa berjualan di dalam gelap, bahkan sebagian memilih menutup lapak daganganya.

Masih simpang siur penyebab pemotongan itu menurut informasi dari pedagang pemotongan dilakukan karena pihak pengelola belum membayar biaya listrik ke pihak PLN. Sementara para pedagang sudah membayar biaya listrik kepada pengelola.

Sampai berita ini tayang, aceHTrend belum mendapatkan informasi utuh tentang penyebab dihentikannya suplay arus listrik kepada pedagang dadakan itu. Tapi dari selentingan yang beredar, PLN terpaksa menghentikan arus listrik karena pembayaran yang dilakukan oleh pengelola tidak sesuai dengan jumlah daya yang diserap.

Pun demikian, para pedagang mengaku kecewa. “Seharusnya pihak PLN melakukan musyawarah dulu jangan lansung dilakukan pemotongan,” kata Fais Rahmad salah seorang pedagang dadakan.

Informasi lainnya, pemotongan arus listrik kepada pedagang karena pengelola belum menyetor biaya beban listrik, walau para pedagang sudah menyetor semuanya kepada pengelola. “Dengar-dengar sih karena pengelola lapak belum menyetor uang kepada PLN, padahal kami sudah membayarnya kepada pengelola,” kata seorang pedagang.

KOMENTAR FACEBOOK