Kisah Cinta Teungku di Iboih dengan Cut Nyak Rubiah Dipentaskan

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Kita tentu tak asing lagi dengan keberadaan Pulau Rubiah yang ada di Iboih, Sabang. Pulau ini menjadi magnet bagi para wisatawan karena memiliki panorama bawah laut yang sangat indah. Digadang-gadangkan sebagai salah satu titik snorkeling terbaik di Aceh.

Di balik keindahannya, Pulau Rubiah memiliki kisah romantisme yang tak terpisahkan dengan Iboih, sebuah desa di Kota Sabang yang diambil dari nama salah satu dari 44 ulama keramat di Kota Sabang yaitu Teungku di Iboih.

Rubiah yang memiliki nama lengkap Cut Nyak Rubiah merupakan istri Teungku di Iboih. Suatu ketika Teungku di Iboih hendak menunaikan ibadah haji ia berpesan kepada istrinya agar menjaga diri dari hal-hal yang dilarang dalam ajaran Islam. Namun Cut Nyak Rubiah malah melanggar pesan suaminya.

Romantisme tersebut menginspirasi putra-putri Sabang dan mengangkatnya kisah mereka dalam pertunjukan seni drama dan tari yang digelar pada pukul 10.30-11.30 WIB di Taman Budaya Aceh di Banda Aceh pada Kamis, 9 Agustus 2018.

“Kisah ini diangkat sebagai dedikasi kami sebagai generasi muda Kota Sabang kepada leluhur yang kami cintai,” kata Ketua Dewan Kesenian Sabang, Fadhlan Bachtiar, kepada aceHTrend, Selasa malam, 7 Agustus 2018.

Persembahan ini kata Fadhlan, merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap kisah yang penuh pertarungan pikir, keteguhan, serta cinta yang tak lekang oleh waktu. Mereka mengemas pertunjukan ini dalam tema Rubiah: The True Love Story of Teungku di Iboih.

Kesalahan apa yang dilakukan Cut Nyak Rubiah yang membuat Teungku di Iboih marah dan mengempaskan tongkatnya sehingga terbelah daratan menjadi dua bagian. Satunya dikenal sebagai Pulau Seulako dan Pulau Rubiah yang menjadi salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Sabang. Temukan jawabannya dalam pertunjukan tersebut.[]

KOMENTAR FACEBOOK