Cerita Tgk Muhar Selesaikan S2 di Sela Padatnya Aktivitas sebagai Ketua DPR Aceh

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Ketua DPR Aceh, Tgk Muharuddin, bersiap-siap naik ke panggung tatkala namanya dipanggil dengan pelantang suara, Rabu (9/8/2018).

Raut wajahnya semringah. Ia melempar senyum ketika namanya sempat beberapa kali disebut oleh Rektor Unsyiah Prof. Samsul Rizal dalam sidang terbuka wisuda pascasarjana Unsyiah. Namanya diumumkan sebagai salah satu lulusan Program Pascasarjana Magister Manajemen Unsyiah, Banda Aceh.

“Wisuda tahun ini kita telah melahirkan satu alumni yang berkiprah di jajaran parlemen, yaitu Ketua DPR Aceh, Teungku Muharuddin. Atas nama civitas akademika Unsyiah, kita apresiasi setinggi-setingginya kepada beliau,” ujar Prof Samsul Rizal disambut tepuk tangan hadirin.

Awal Juli 2018 lalu, Tgk Muharuddin dinyatakan lulus setelah menjalani ujian tesis yang mengupas mengenai pelaksanaan fungsi anggota DPR Aceh. Adapun judul tesisnya yaitu “Optimalisasi Pelaksanaan Fungsi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (Ditinjau Dari Perspektif Anggota Dewan)”.

“Alhamdulillah, rasa syukur dan lega yang tak terhingga akhirnya bisa ikut sidang tesis pada Juli lalu hingga sidang wisuda dengan hasil yang sangat memuaskan, yaitu A,” ujar Ketua DPR Aceh, Tgk Muharuddin, saat ditemui di Ruang Serbaguna AAC Dayan Dawood Unsyiah.

Politisi Partai Aceh ini mengatakan, bukan perkara mudah baginya agar bisa merampungkan kuliahnya dengan berbagai kesibukan di kursi parlemen. Maklum saja, sejak 2016 ia tercatat sebagai mahasiswa pascasarjana di Universitas Jantong Hate Rakyat Aceh dan terpaksa sempat cuti karena kesibukannya sebagai politisi.

Ketika ditanyai soal bagaimana ia membagi waktu, Tgk Muharuddin mengaku bukan perkara mudah baginya untuk bisa merampungkan kuliahnya dengan kesibukannya sebagai orang nomor satu di jajaran legislatif Aceh. Pria kelahiran Matang Panyang, Aceh Utara, 18 Juni 1978 ini pun membeberkan tips dan rahasianya membagi waktu.

“Tipsnya sederhana, jalani aja dan gak usah dipikirin. Insya Allah akan ada kemudahan. Paling yang dikorbankan itu waktu sedikit tidur. Selebihnya beraktivitas seperti biasa,” ujarnya dengan santai.[]

Editor : Ihan Nurdin