BMKG Catat Ada 521 Gempa Susulan di Lombok

Tim ACT evakuasi korban di Masjid Jamiul Jamaah (Foto: Raga Imam/kumparan)

ACEHTREND.COM, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah diguncang 521 kali gempa susulan.

Ratusan gempa itu terhitung satu pekan sejak gempa 7,0 magnitudo mengguncang Lombok pada Minggu (5/8), hingga Sabtu (11/8) pukul 08.00 WITA. Dari ratusan gempa itu pula, hanya ada 21 gempa yang benar-benar dirasakan oleh warga sekitar.

Gempa utama berkekuatan 7,0 magnitudo telah merenggut nyawa 321 orang. Jumlah itu merupakan data yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana Alam (BNPB) pada Jumat (10/8).
Menurut Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, tercatat 321 orang meninggal dunia dengan sebaran Kabupaten Lombok Utara 273 orang, Lombok Barat 26 orang, Lombok Timur 11, Kota Mataram 7, Lombok Tengah 2, dan Kota Denpasar 2 orang.

“Sebanyak 321 orang meninggal tersebut semuanya sudah diverifikasi. Adanya laporan-laporan tambahan jumlah korban meninggal dunia masih dilakukan verifikasi. Artinya jumlah korban meninggal dunia lebih dari 321 orang. Namun masih memerlukan verifikasi,” jelas Sutopo dalam keterangannya.
Gempa Lombok, Evakuasi

Hingga kini, jumlah pengungsi mencapai 270.168 jiwa dan tersebar di ribuan titik. Jumlah pengungsi juga diperkirakan bertambah mengingat belum semua terdata dengan baik.
Di beberapa tempat dilaporkan masih terdapat pengungsi yang belum menerima bantuan terutama di Kecamatan Gangga, Kayangan, dan Pemenang yang berada di bukit-bukit dan desa terpencil.

Untuk membantu meringankan duka para warga Lombok dan sekitarnya, kumparan menggalang donasi online melalui platform kitabisa. Donasi tersebut nantinya akan disalurkan kepada pengungsi di Lombok dan sekitarnya.[]

Sumber : Kumparan