Aceh Utara Wacanakan Hafiz Alquran di Sekolah

ACEHTREND.COM,Lhokseumawe-Pemerintah Kabupaten Aceh Utara merencanakan memasukkan Program Hafiz Al Qur’an sebagai pelajaran muatan lokal di sekolah khususnya jenjang pendidikan dasar.

Hal itu diungkapkan Ketua Majelis Pendidikan Aceh Utara Drs.Anwar Adlin kepada aceHTrend di sela-sela kegiatan Focus Group Discussion (FGD) regulasi pendidikan yang berlangsung di eks gedung PPMG Wilayah III Lhokseumawe, Sabtu (11/08/2018).

“Sebenarnya program hafiz di sekolah sudah lama kita wacanakan serta kita diskusikan dengan unsur-unsur terkait. Agar dapat dilaksanakan tentu saja kita perlu merevisi qanun penyelenggaraan pendidikan yang sudah ada. Harapan kita qanun hasil revisi nantinya mengakomodir program ini,” jelasnya.

Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari Ketua Majelis Pendidikan Aceh Prof.Dr. H. Warul Walidin AK serta sejumlah peserta FGD yang berasal dari berbagai unsur.

Warul mengatakan program hafiz Alquran ini perlu diatur dalam qanun penyelenggaraan pendidikan agar memiliki kekuatan hukum yang mengikat. Khusus untuk pendidikan menengah ke atas perlu dikoordinasikan dengan pihak provinsi sebab bukan kewenangan kabupaten/kota.

“Apabila program hafiz ini dimasukkan dalam qanun pendidikan maka Aceh Utara menjadi daerah yang pertama melakukannya. Saya yakin daerah lain di Aceh akan mengikutinya. Minimal setiap lulusan SD bisa hafiz 1 Juz,” pungkas Warul yang juga Rektor UIN Ar Raniry Banda Aceh saat memberikan materi tatacara penyusunan qanun pada acara tersebut.

Seorang peserta yang berasal dari unsur dayah mengatakan mendukung penuh rencana tersebut. “Sebagai orang Aceh kita sangat malu ada caleg yang tidak mampu membaca Al Quran. Dengan adanya pelajaran membaca serta menghafal Al Quran ini ke depan kasus seperti ini tidak terulang lagi,” tegasnya.

Kontributor: Agussalim masry-Aceh Utara