Menteri Agraria Tutup PKA VII

Tarian panyot seurungkeng menjadi atraksi penutupan PKA ke-7 di Banda Aceh. Foto: Taufik Ar Rifai/aceHTrend.

ACEHTREND.COM,Banda Aceh – Pekan Kebudayaan Aceh (PKA)-7 akan resmi ditutup pada Rabu (15/08/18) malam. Perhelatan yang dilaksanakan empat tahun sekali di Taman Sulthanah Safiatuddin disajikan denga beragam agenda itupun resmi ditutup oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil.

Adapun sejumlah kegiatan yang ditampilkan adalah atraksi “tari meusaho” yang dibawakan sebanyak 28 penari, dilanjutkan dengan garapan musik “the sound of Aceh” yang menampilkan instrumen perkusi Aceh yang dikolaborikan dengan puisi.

Kemeriahan pada penutupan PKA ke-VII ini juga diisi dengan aktraksi “toet beude trieng” oleh Menteri Sofyan Djalil, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Pangdam IM, Wali Nanggroe serta Forkopimda Aceh. Aktraksi penampilan bakar meriam bambu khas Aceh sebagai tanda berakhirnya ajang penupan PKA-VII.

Dilanjutkan dengan agenda pemutaran video flashback PKA-7, penyampaian sambutan oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah serta pembacaan Surat Keputusan Gubernur Aceh terkait penentuan juara umum dan penyerahan Piala Bergilir PKA-7.

Dalam sambutannya, Menteri Agraria dan Tata Ruang BPN, Sofyan Djalil mengapresiasi atas terlaksananya PKA ke-VII. Sebagai putra asli Aceh, perhelatan ini harus ditingkat lagi sebaik mungkin sehingga mampu mengharumkan nama Aceh baik tingkat nasional maupun internasional.

“Salah satu atraksi yang berkesan adalah “toet budee trieng” di mana atraksi ini dulunya sering dilaksanakan pada malam ramadhan usai tarawih dan malam idul fitri. Dalam hal ini, saya mengajak kepada seluruh warga Aceh agar tetap melestarikan nilai-nilai budaya Aceh karena bangsa kita besar karena budaya dan agamanya,” ujar Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil.

KOMENTAR FACEBOOK