FISIP UIN Ar Raniry Hasilkan Lulusan Perdana

ACEHTREND. COM, Banda Aceh – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry untuk pertama kalinya menorehkan sejarah dengan menggelar yudisium yang merupakan yudisium perdana dengan meluluskan 16 sarjana program strata satu (S1). Yudisium tersebut dilaksanakan, Senin (20/8/2018) di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat Kampus UIN Ar-Raniry Darussalam.

Wakil Dekan bidang Akademik dan Kelembagaan, Muhammad Thalal, Lc, M.Si., M.Ed selaku kuasa Dekan FISIP UIN Ar-Raniry mengatakan, yudisium ini merupakan yang perdana sejak FISIP didirikan April 2014 silam, setelah alih status IAIN menjadi UIN Ar-Raniry pada akhir tahun 2013.

“FISIP memiliki dua prodi, yakni Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Politik, Alhmadulillah walaupun belum ada alumni, kedua Prodi di FISIP telah mendapatkan akreditasi “B” dari BAN-PT, kami menyampaikan apresiasi kepada pimpinan terdahulu, untuk ke depannya kami menargetkan untuk memperoleh akreditasi “A” di masa mendatang,” ujarnya kepada aceHTrend.

Ditambahkan, yudisium ini merupakan pengukuhan bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh kewajiban akademik, oleh karena itu kepada mereka berhak memakai gelar akademik Sarjana Administrasi Publik (S.AP) bagi lulusan prodi Ilmu Arministrasi Negara dan Sarjana Ilmu Politik (S.IP) bagi lulusan prodi Ilmu Politik.

Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Ade Irma, B.H.Sc., M.A dalam laporan panitia pelaksana menyebutkan, yudisium perdana FISIP UIN Ar-Raniry berhasil meluluskan 16 sarjana program strata satu (S1), dengan rincian 9 orang dari prodi Ilmu Aministrasi Negara dan 7 orang dari prodi Ilmu Politik.

Ditambahkannya, yudisium angkatan perdana FISIP berhasil meluluskan 8 laki-laki dan 8 perempuan, dengan predikat yudisium istimewa 6 orang dan baik sekali 10 orang, dua di antaranya memperoleh predikat cumlaude. Ke 16 orang lulusan dapat menyelesaikan studi mereka dalam masa delapan semester.

Yudisium perdana ini juga menghadirkan Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad (KBA) untuk menyampaikan orasi ilmiah mengenai pemikiran pengembangan ilmu-ilmu sosial di masa depan sebagai bekal terakhir bagi para sarjana FISIP yang diluluskan sebelum mereka kembali ke daerah asal. Semoga ilmu yang telah diperoleh selama studi akan menjadikan lulusan FISIP sebagai sarjana yang reformis, kreatif dan berintegritas sehingga dapat menjadi pilar pembangunan bangsa.[]

KONTRIBUTOR: CUT NETHA
EDITOR: RISMAN RACHMAN

KOMENTAR FACEBOOK