Irwandi Keberatan Penangkapan Dirinya Masuk Praperadilan

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf tersenyum usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/7). Irwandi Yusuf kembali diperiksa terkait penerimaan suap dana Otonomi Khusus (Otsus) Provinsi Aceh tahun 2018.@merdeka.com

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyampaikan Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf keberatan penangkapan dirinya melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) dipraperadilan oleh pihak manapun.

Menurut Febri Diansyah sejauh ini pihak KPK sudah menerima surat panggilan sidang untuk menghadiri praperadilan yang diajukan oleh Yuni Eko Hariatna pada hari Senin, 10 September 2018 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Surat tersebut menerangkan objek pra-peradilan adalah, sah atau tidak sah penangkapan dan penahanan Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf.

“Pada intinya mempersoalkan OTT yang dilakukan terhadap IY,” kata Febri Diansyah kepada acehTRend, (04/09/2018).

Di sisi lain, tambah Febri, KPK juga menerima surat dari kuasa hukum Irwandi Yusuf tertanggal 27 Agustus 2018 yang menyampaikan, IY mendapatkan Informasi dari pemberitaan bahwa ada yang mengajukan praperadilan terkait penangkapan dan penahanan Gubernur non aktif, Irwandi Yusuf.

“Irwandi Yusuf menegaskan bahwa permohonan praperadilan tersebut ataupun jika ada praperadilan lain yang mengatasnamakan IY, bukan merupakan inisiatif IY dan IY sangat keberatan atas upaya hukum tersebut,” ujar Febri.

KOMENTAR FACEBOOK