Banjir Abdya Sebabkan 4 Rumah Warga dan Jembatan Ujong Tanoh Rusak

Pihak BPBK Abdya melakukan penimbunan di jembatan Gampong Ujong Tanoh Abdya. @Masrian Mizani/aceHTrend

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Sabtu malam telah menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Abdya, M. Samin, mengatakan banjir tersebut terjadi akibat derasnya hujan yang melanda wilayah itu pada Sabtu sore. Diperparah dengan tersumbatnya saluran air karena sampah dan penyempitan bibir sungai.

“Penyebabnya akibat curah hujan tinggi, sungai dan selokan dipenuhi sampah, banjir juga disebabkan oleh penyempitan bibir sungai, sehingga air meluap ke permukiman dan perumahan penduduk. Untuk kerugian sendiri kita taksir mencapai ratusan juta, sebab ada fasilitas umum yang ikut rusak,” katanya kepada aceHTrend, Minggu, 9 September 2018.

M. Samin menjelaskan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun ada sejumlah rumah warga yang mengalami rusak ringan.

“Ada empat rumah yang tergolong mengalami rusak ringan, dan kita sudah menyalurkan bantuan masa panik untuk keempat rumah tersebut. Dua rumah di Gampong Alue Manggota dan dua rumahnya lagi di Gampong Ujong Tanoh,” jelasnya.

Selain memberikan bantuan untuk warga yang terkena dampak banjir, pihaknya juga memperbaiki akses jembatan bailey yang terletak di Gampong Ujong Tanoh yang terkikis di dia sisinya. Tim BPBD Abdya juga membersihkan akses jalan yang dipenuhi tumpukan sampah dan membersihkan fasilitas umum lainnya.

“Awalnya jembatan itu tidak bisa dilalui oleh warga akibat kepala dan ekor jembatan mengalami kerusakan akibat dikikis air. Setelah kita timbun selama kurang lebih empat jam, akhirnya sudah stabil kembali. Dan Segala bentuk apa pun itu sudah kami koordinasikan dengan Wabup Abdya,” katanya.

Samin mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan baik ke sungai atau saluran air bila tidak ingin terkena dampak ketika hujan seperti kemarin.

“Kita berharap agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga keselamatan bila terjadinya bencana. Maka saya mengajak agar kita semua sama-sama untuk menghindari sesuatu hal yang dapat menimbulkan bencana dan merugikan kita sendiri. Oleh karena itu mari hidup sehat dan bersahabat dengan lingkungan dengan cara menjaganya,” kata M Samin.[]

Editor : Ihan Nurdin