Terkendala Biaya, Remaja Penderita Lumpuh Ini Luluhkan Hati Ketua DPRA

Aceh Utara – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Begitulah ungkapan dari perasaan pilu tatkala melihat Muhammad Rizki (22) terkulai lemas tak berdaya.

Putra keempat dari lima bersaudara pasangan Maryam (62) dan almarhum M. Ali ini tercatat sebagai warga desa Paya Dua Uram kecamatan Seuneuddon, Aceh Utara.

Berdasarkan penuturan abang kandungnya, Akbari, Rizki diagnosa menderita lumpuh sejak 2015 lalu. Ia mengalami penyempitan saraf akibat pagar besi padan terjatuh di pundaknya.

Kini, berat badannya semakin menurun dan kedua kakinya semakin mengecil.

“Kegiatan sehari-hari adik saya hanya terbaring lemas di kasur, jika hendak buang air besar maupun kecil terpaksa harus dipapah. Bahkan untuk duduk sekalipun, kami harus menyandarkannya dengan bantuan bantal,” ujar Akbari kepada aceHTrend via telepon seluler.

Akbari menuturkan, Awalnya, Rizki sempat dirujuk ke RSUZA Banda Aceh dan dilakukan operasi tahap awal. Namun dikarenakan keterbatasan biaya, pihak keluarganya tidak mampu lagi merujuknya ke RSUZA Banda Aceh.

Kondisi inilah meluluhkan hati Ketua DPR Aceh, Tgk Muharuddin sehingga timbul itikad baiknya untuk segera merujuknya ke RSUZA Banda Aceh.

“Berdasarkan informasi dari warga, kemarin kita langsung mengenguknya dan memberikan sedikit bantuan untuk meringankan beban penderitaannya. Belum lagi kondisi ibunya, Maryam yang kini juga masih terbaring di atas tempat tidur karena kecelakaan sejak tiga bulan lalu,” ujar Ketua DPR Aceh, Tgk Muharuddin kepada aceHTrend, Minggu (9/9/2018).

Dalam kunjungan tersebut, politisi Partai Aceh ini berjanji akan memfasilitasi bantuan biaya pengobatan terhadap Muhammad Rizki.

Dalam hal ini, Tgk Muharuddin akan berkomunikasi intensif dengan pihak RSUZA Banda Aceh agar proses pengobatan Muhammad Rizki berjalan baik dan lancar.

“Harapan kita Rizki yang sudah ditinggal yatim sejak 2008 lalu bisa sembuh sehingga bisa melaksanakan aktivitas sehari-harinya dengan normal,” ujar Tgk Muharuddin.