Ketua MPD: Kadis PK Subulussalam Bertanggung Jawab Terhadap Nihilnya Kuota CPNS Guru

ACEHTREND.COM, Subulussalam – Maraknya perbincangan terhadap kekosongan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) khusus guru tahun 2018 di Subulussalam, membuat beberapa kalangan gerah.

Mereka menuding ketidakadaan formasi CPNS guru di Negeri Sada Kata itu, karena Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Subulussalam, tidak menyerahkan Analisa Jabatan (Anjab) dan Analisa Beban Kerja (ABK).

Hal ini ini disampaikan Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Subulussalam Jaminuddin kepada AceHTrend, Senin (11/9/2018).

Menurut Jaminuddin, akibat tidak adanya penyerahan Anjab dan ABK, 700 orang CPNS yang seharusnya bakal mengisi formasi guru dipastikan gagal.

“Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam H. Irwan Yasin M .Si, seharusnya bertanggung jawab terhadap hal ini,” ungkap Jaminuddin.

Dari keterangan Kepala BKPSDM Subulussalam Mustoliq, kata Jaminuddin, Disdikbud termasuk dinas yang tidak membuat dan mengajukan Anjab dan ABK.

“Nah, karena kelalaian kadis, membuat Subulussalam rugi. CPNS guru tidak terakomodir. Padahal Subulussalam masih banyak kekurangan tenaga kependidikan dan guru,” tegas Ketua MPD.

Adanya persoalan ini, Jaminuddin berharap kepada pimpinan dan seluruh DPRK Subulussalam menggunakan haknya dalam pengawasan dan menuntut Kadis PK dan juga Ka BKPSDM Kota Subulussalam supaya bertanggung jawab.

Wali Kota Subulussalam juga diminta untuk mengevaluasi dan segera mengambil tindakan terhadap kadis-kadisnya yang lalai dan berkinerja jelek.

Sementara itu Kepala Dinas Penddiikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam Irwan Yasin saat dihubungi aceHTrend untuk mengonfirmasi langsung melalui teleponnya tidak menjawab. Pesan yang dikirim melalui Whatsapp dan Messenger juga tak mendapat respons.[]