Rekanan Pacu Pembangunan Pelabuhan Balohan

Manager PT CSK, Lamsir (kiri) didampingi PPK Pelabuhan Balohan (tengah) dan Fauzi Umar (kanan) saat meninjau lokasi pembangunan Pelabuhan Balohan Sabang.

ACEHTREND.COM, Sabang – Rekanan dari PT Cemerlang Samudra Kontrindo (CSK) terus memacu pembangunan Pelabuhan Balohan Sabang agar dapat diresmikan pada awal Maret 2020.

Amatan aceHTrend pada Sabtu dan Minggu (10-11/8/2018) aktivitas para pekerja di pelabuhan Balohan berjalan tertib dan normal.

Puluhan pekerja tampak sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Beberapa alat berat mondar mandir serta sebuah kapal tongkang pengangkut material milik perusahaan terparkir di dekat pelabuhan.

Aktivitas perusahaan besar ini tidak mengganggu arus lalu lintas kapal penyeberangan dan penumpang karena perusahaan memulai pekerjaannya dari satu sisi pelabuhan dan memagarinya dengan seng.

“Secara umum tidak ada kendala, kecuali di waktu-waktu tertentu terkendala cuaca sehingga mengganggu aktivitas mobilisasi material yang kita datangkan dengan kapal tongkang dari Aceh Besar,” kata Lamsir, General Super Intendent PT CSK, kepada aceHTrend, Sabtu (9/9) di Balohan Sabang.

“Saat ini jumlah pekerja sebanyak 84 orang. Kami targetkan proyek tahap pertama dapat selesai 44 persen pada akhir tahun ini dari total 2 tahun masa pembangunannya,” kata Lamsir didampingi Deputi Teknik dan Pembangunan BPKS, Fauzi Umar, yang meninjau ke lokasi.

Ditemui terpisah di kantornya, Kepala BPKS, Dr Sayid Fadhil SH MSi, mengatakan, proyek pembangunan Pelabuhan Balohan ini didanai oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) secara multiyears dengan nilai kontrak mendekati Rp 197 miliar.

“Teken kontrak kita lakukan secara terbuka di depan Forkopimda Kota Sabang pada 17 Juli 2018. Kita sangat terbuka, dan ini adalah salah satu proyek monumental yang dibangun BPKS di Sabang,” ujar Sayid Fadhil.

Pelabuhan Balohan dirancang dengan tiga gedung utama di atas lahan 5 hektar; gedung kapal roro, gedung kapal lambat, pergudangan termasuk tempat penitipan mobil. Ruang tunggu, mushalla, cafe dan pertokoan souvenir juga menjadi satu kesatuan.

Warga Sabang berharap pembangunannya berjalan lancar dan nantinya dilengkapi dengan kapal-kapal baru yang lebih banyak dan nyaman sehingga mendongkrak kunjungan wisatawan ke Sabang yang akan berdampak kesejahteraan bagi mereka. []