SMA Inshafuddin Banda Aceh Kembangkan Otomasi Perpustakaan

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Sejumlah mahasiswa dan alumni Prodi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry yang tergabung dalam Aceh Library Consultant (ALC) melakukan bedah perpustakaan di SMA Inshafuddin Banda Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari pada 8-10 September 2018.

Koordinator kegiatan, Muhammad Rizki mengatakan, bedah perpustakaan ini merupakan upaya mewujudkan program pengembangan perpustakaan berbasis web, sehingga bisa memudahkan pengelolaan administrasi perpustakaan seperti pengolahan, sirkulasi, inventaris koleksi buku, statistik pengunjung, hingga kegiatan lainnya yang terkait dengan operasional perpustakaan secara cepat dan tepat.

“Tahap awal kita fokus integrasi koleksi dari manual ke automasi dengan menggunakan aplikasi SchILS, yaitu sistem automasi perpustakaan berbasis SLiMS. Untuk pengembangan ke depan, insya Allah kita akan bantu online-kan sehingga dapat diakses oleh semua pengguna tanpa harus ke perpustakaan,” kata Muhammad Rezeki, Minggu (9/9/2018).

Selama tiga hari ini, kata Rizki pihaknya fokus melakukan pengolahan seluruh koleksi mulai dari entri data, penempelan label, dan barcode, serta pembuatan kartu perpustakaan untuk mendukung penerapan otomasi perpustakaan serta kemudahan akses buku yang menjadi rujukan setiap siswa dalam proses belajar mengajar.

Selain itu, sebagai bentuk komitmen dan kerja sama yang sudah terjalin pihaknya juga bertanggungjawab membekali para pengelola perpustakaan dan akan terus memberikan pendampingan untuk pengembangan perpustakaan ke depan.

Sementara itu, Kepala SMA Inshafuddin Banda Aceh, Dra. Hj. Nurnismah melalui Kepala Perpustakaan, Asmaul Husna, S.Pd mengatakan perpustakaan merupakan jantung sebuah institusi atau sekolah yang menjadi sumber belajar dan referensi bagi siswa dalam proses belajar mengajar. Karena itu, dibutuhkan terobosan dengan melakukan otomasi perpustakaan guna meningkatkan layanan serta kemudahan dalam temu kembali informasi.

“Walaupun belum maksimal, tetapi setidaknya terobosan ini bisa membantu temu kembali informasi serta kemudahan akses buku yang menjadi rujukan setiap siswa dalam proses belajar mengajar,” katanya.

Aplikasi SchILS (School Integrated Library System) merupakan sistem automasi perpustakaan berbasis SLiMS yang khusus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan perpustakaan sekolah dan telah dilengkapi dengan koleksi digital Buku Sekolah Eelektronik (BSE) dan Buku Cerita Rakyat yang diterbitkan oleh Kemendikbud.[]

Editor : Ihan Nurdin