Disdik Dayah Aceh Jaya Gelar Rakor Pengembangan Pendidikan

ACEHTREND.COM – Calang – Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Jaya hari ini Kamis (13/9/2018) melaksanakan kegiatan rapat koordinasi  dan konsolidasi pengembangan dayah dalam Kabupaten Aceh Jaya. Acara dilaksanakan di Hotel Pantai Barat, Gampong Ketapang Kabupaten Aceh Jaya.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Jaya, Iskandar Emha dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya terus berusaha membenahi segala cara demi kemajuan pendidikan dayah di Aceh Jaya.

“Usia Dinas Pendidikan Dayah Aceh Jaya baru berumur 1 tahun 8 bulan. Dalam hal ini,  kami berusaha untuk berbuat terus menerus demi kemajuan Pendidikan Dayah di Aceh Jaya, seperti pelatihan kurikulum dayah, acara perlombaan musabaqah qiratul kutub,” ujar Emha.

Ia melanjutkan, Dinas Pendidikan Dayah Aceh Jaya juga memfokuskan sepuluh titik bantuan kepada dayah untuk tahun 2018, yang bersumber dari dana APBK Aceh Jaya. Kemudian, 12 titik memakai dana Otsus yang bersumber dari APBA 2018.

“Saat ini ada 30 dayah di Aceh Jaya dengan jumlah santri 8000 dan guru dayah sebanyak 400 orang,” ujar Iskandar Emha.

Sementara itu Wakil Bupati Aceh Jaya, Teungku Yusri S dalam sambutannya mendukung penuh acara tersebut. Menurutnya, lembaga pendidikan Islam berbasis pendidikan dayah menjadi ciri khas dan punya sejarah panjang di balik perjuangan dalam membangun bangsa dan negara.

“Seperti kita ketahui, Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim memiliki potensi besar menjadi pusat perekonomian Islam di dunia. Ini tentunya memiliki faktor pendukung lainnya yang sangat strategis bila dibandingkan dengan negara lain,” ujar Teungku Yusri S.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Usamah El-Madny dalam sambutannya berharap, rapat tersebut bisa menemukan titik temu dan pembaharuan terhadap manajemen dayah di Aceh, khususnya di kabupaten Aceh Jaya.

Usamah menjelaskan, acara ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terhadap sistem pembangunan dayah. Adapun sistem pembangunan itu sendiri mencakup sistem manajemen, seperti mendirikan dapur sehat, pola hidup sehat dan lainnya. Dengan kata lain, kata Usamah lagi, manajemen dayah perlu dipoles di mana sistem pendidikannya sudah diakui hingga ke tingkat nasional, namun sistem manajemennya masih perlu ditingkatkan.

“Perlu disadari, Aceh punya kekhususan yang tidak ada di provinsi lain untuk menerapkan syariat Islam. Dalam hal ini, kita juga diberikan kewenangan khusus untuk mengelola dan memperhatikan sistem pendidikan dayah di Aceh di bawah pengendalian Dinas Pendidikan Dayah Aceh,” ujar Usamah.

Editor Muhajir Juli