Marlinda Janji Tambah Kuota Beasiswa Bidikmisi untuk Unsyiah dan UTU

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Sebelas anggota Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja Panja Kelembagaan dan Akreditasi Program Studi Perguruan Tinggi ke Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Kedatangan rombongan disambut Wakil Rektor I Unsyiah Prof. Marwan, di Balai Senat Unsyiah, Kamis (13/09/2018).

Kesebelas anggota Komisi X tersebut, yaitu Wakil Ketua Komisi Hetifah dan H.A.R. Sutan Adil Hendra, serta para anggota Marlinda Irwandi, Mudjib Rohmat, Dwita Ria Gunadi, Iwan Kurniawan, Dewi Coryati, Helmy Faishal Zaini, Mustafa Kamal, Anwar Idris, dan Endre Saifoel.

Kunjungan ini untuk menyerap aspirasi dan menganalisis permasalahn dari setiap PTN Badan Hukum PTN Badan Layanan Umum, dan PTN Satuan Kerja, serta PTN Baru.

“Kami dari panja dituntut dengan tujuan untuk mengidentifikasi, mengkaji, serta menganalisis dan menyusun rekomendasi untuk membuat dan mengatasi permasalahan kelembagaan ini,” ujar Ketua Tim Komisi X Dr. Marlinda Irwanti.

Marlinda mengatakan, tujuan kunjungan ini juga untuk mendapatkan data empiris mengenai kendala dan permasalahan tata kelola keuangan, SDM, dan kondisi prasarana dan sarana serta permasalahan lain terkait perguruan tinggi. Selain itu, melalui kunjungan ini Tim Komisi X bisa mendapatkan masukan baik dari tata kelola kelembagaan maupun akreditasi prodi.

“Hasil kunjungan ini diharapkan menjadi rujukan dalam menentukan kebijakan khususnya dalam permasalahan kelembagaan dan akreditasi program studi di perguruan tinggi,” ujar Marlinda.

Dalam pertemuan itu, Marlinda juga menjanjikan untuk memperjuangan penambahan kuota beasiswa Bidikmisi untuk mahasiswa Unsyiah dan Universitas Teuku Umar (UTU).

“Kalau nanti enggak terwujud, silahkan hubungi saya. Biar kalau saya datang ke Aceh, enggak dibilang PHP (pemberi harapan palsu),” ujarnya.

Marwan dalam sambutannya mengatakan, Unsyiah selama tiga tahun belakangan ini telah berupaya untuk menguatkan jaminan mutu kelembagaannya. Bahkan saat ini, Unsyiah telah ditunjuk oleh Kemenristekdikti sebagai Perguruan Tinggi Asuh untuk enam perguruan tinggi di Aceh.

“Sebelumnya, kita juga menjadi perguruan tinggi asuh untuk tiga Perguruan tinggi di Aceh, dan alhamdulillah akreditasi prodi mereka meningkat signifikan,” kata Marwan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor IV Unsyiah Dr. Hizir, Perwakilan dari UTU, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, perwakilan dari Kemenristekdikti, serta Kepala Biro Unsyiah.[]

Editor : Ihan Nurdin