Sulaiman Abda Puji Kehidupan Adat Istiadat Masyarakat Aceh Selatan

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Wakil Ketua DPR Aceh Drs. H. Sulaiman Abda M. Si, memuji keberagaman budaya dan kehidupan adat Istiadat masyarakat Kabupaten Aceh Selatan.

Hal itu disampaikan saat membuka acara sosialisasi Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kehidupan Adat Istiadat dan Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2008 tentang Lembaga Adat serta Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2015 Aceh tentang Pembinaan dan Perlindungan Aqidah, di Dian Rana Hotel, Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (13/9/2018).

“Aceh Selatan ini adalah kabupaten yang budaya dan adat istiadatnya sangat kaya, dan masyarakat Aceh sudah memberikan penghargaan dengan menjadikan Aceh Selatan sebagai juara umum di PKA 7,” kata Wakil Ketua DPRA, yang disambut tepuk tangan peserta.

Sebagaimana diketahui pada event PKA VII yang berlangsung sejak 5 Agustus 2018 di Banda Aceh, Aceh Selatan terpilih sebagai juara umum setelah membukukan poin 1.870. Selain sebagai juara umum, Aceh Selatan juga ditetapkan sebagai stan terbaik PKA VI

Oleh karena itu, katanya, inilah alasan kenapa Aceh Selatan dipilih DPRA untuk menyelenggarakan sosialisasi qanun adat, lembaga adat dan qanun tentang adidah. “Karena itulah kegiatan ini dilakukan di Aceh Selatan,” katanya.

Dari 26 kekhususan Aceh yang ada dalam UUPA, dua diantaranya menegaskan soal syariat Islam dan adat.

Kewenangan pelaksanaan Syariat Islam dalam bidang aqidah, syar’iyah dan akhlak. Syariat Islam dimaksud meliputi: ibadah, ahwal al-syakhshiyah (hukum keluarga), muamalah (hukum perdata), jinayah (hukum pidana), qadha’ (peradilan), tarbiyah (pendidikan), dakwah, syiar, dan pembelaan Islam. Setiap pemeluk agama Islam di Aceh wajib menaati dan mengamalkan syariat Islam. Setiap orang yang bertempat tinggal atau berada di Aceh wajib menghormati pelaksanaan syariat Islam dan ini disebutkan dalam Pasal 125 dan Pasal 126 UUPA.

Sedangkan kewenangan memfungsikan kembali peranan lembaga-lembaga adat sebagai wahana partisipasi masyarakat di bidang keamanan, ketenteraman, kerukunan, dan ketertiban masyarakat, serta penyelesaian masalah sosial kemasyarakatan terdapat dalam Pasal 98 UUPA. []

Editor: Risman Rachman