Tiga Anak Muda Ini Luncurkan Aplikasi Panduan Haji dan Umrah

ACEHTREND. COM, Banda Aceh – Sebuah aplikasi gratis bernama Kaaba Buku Saku dihasilkan oleh tiga anak muda Bandung. Mereka adalah Gerryadi Agusta, Bobby Chahya Utama, dan Lukmanul Hakim.

Aplikasi sebesar 19 MB yang diluncurkan 20 Agustus lalu itu berfungsi membantu jemaah haji dan umrah menjalankan aneka ritual ibadah selama di Tanah Suci Mekah, Arab Saudi.

Mantan Ketua IPHI Aceh, Sulaiman Abda menghargai gagasan orang muda yang didedikasikan untuk memudahkan jamaah belajar dan menjalankan ibadah haji atau umrah.

“Itu bagus sekali, patut diapresiasi,” katanya, Jumat (14/9).

Riset aplikasi itu dirintis 2016 dan mulai produksi pada 2017. “Semua informasi yang dibutuhkan bisa diakses dalam satu genggaman,” kata CEO Kaaba, Gerryadi Agusta, beberapa waktu lalu.

Menurut mereka, niat pembuatan aplikasi itu untuk membantu jemaah umrah dan haji agar lebih mudah beribadah. Sebuah faktor latarnya seperti masalah jemaah yang lupa membawa buku panduan dan doa.

Aplikasi itu bisa diunduh ke smartphone Android bersistem operasi minimal Marshmallow dan akan segera menyusul hadir di App Store. “Sejauh ini pengguna aktif sudah 150 orang,” kata Gerry.

Kaaba Buku Saku menyajikan beragam fitur yang mengacu pada rukun Islam. Tim pembuat memasang fitur waktu salat, masjid terdekat, juga video 360 derajat, fitur syariat, dan info haji. Tujuan pembuatan beragam fitur itu agar pengguna memahami soal berhaji dan umrah.

Menurut Gerry, aplikasi Kaaba Buku Saku akan terus dikembangkan. Fitur tambahan yang ingin dimasukkan seperti info sedekah, e-commerce, dan perpesanan.

Selain itu, ada Kaaba Experience, yaitu virtual reality untuk proses manasik haji dan memandu jemaah untuk memahami setiap proses ibadah haji yang akan dilalui.

“Sebelum sampai di Mekah, pengguna akan memiliki pengalaman mengunjungi Masjidil Haram, Ka’bah dan tempat beribadah haji lainnya,” ujar Gerry. Mereka berharap aplikasi ini bisa menyebar dan dipakai secara global.[]

Editor: Risman Rachman