Aceh Jazz Society Diluncurkan di ‘Daud Terrace Cafe

ACEHTREND.COM,Banda Aceh-Jumat malam (14/9/2018) suasana di ‘Daud Terrace Cafe’ tampak ramai dan meriah. Kafe yang letaknya di lantai dua hotel Kyriad Muraya Aceh itu mengadopsi namanya dari alamat mereka di jalan Teungku Daud Beureueh, Banda Aceh.

Di tempat itu, meluncurlah sebuah komunitas jazz baru, Aceh Jazz Society (AJS). AJS sendiri adalah komunitas jazz ketiga yang ada di Banda Aceh setelah ‘Aceh Jazz Community’ yang dibentuk pada 2003 dan ‘Aceh Jazz Forum’ yang muncul tahun lalu.

Jika Aceh Jazz Community berfokus pada penyelenggaraan event jazz dengan tema khusus dan Aceh Jazz Forum adalah ajang diskusi para musisinya, maka Aceh Jazz Society lebih cenderung menjadi ‘etalase’ bagi group musik untuk para penggemar jazz Banda Aceh.

“Dari mulai kita buka hotel, saya sudah berkomitmen untuk menjadikan tempat ini sebagai etalase bagi musisi dan group jazz lokal,” ujar Bambang Pramusinto, General Manager Hotel Kyriad Muraya Aceh.

Bambang adalah orang yang membidani kelahiran Aceh Jazz Society. Pria yang telah malang melintang meniti karir di berbagai hotel di Jakarta, Semarang dan Medan ini, punya tekad untuk menjadikan jazz sebagai identitas bagi hotel ini.

“Ke depan saya ingin penggemar jazz bisa berkumpul di sini untuk bersilaturahmi dan membesarkan musik jazz di Tanah Rencong ini. Dan saya ingin kalau orang bicara jazz mereka teringat pada Kyriad dan kalau bicara Kyriad mereka teringat pada jazz,” ucap Bambang dengan bersemangat.

Bukan hal mudah bagi Bambang untuk menemukan band beraliran jazz di Banda Aceh. Untuk itu pada Desember 2017 dia melakukan audisi, walaupun band yang lolos audisi belum begitu memuaskannya, tapi dia tetap menjalankan program ini selama beberapa kali.

Pada Juli 2018, Bambang bertemu dengan Iwan Soenaryo, salah seorang vokalis Motif Band. Dari pertemuan itu mereka bersepakat untuk menampilkan Motif Band secara rutin setiap Rabu dan Jumat malam, dimulai sejak peluncuran Aceh Jazz Society. Peluncuran itu sendiri dilakukan oleh Wakapolda Aceh yang juga sempat menyumbangkan suaranya.

Hadir wakil ketua DPRA, Irwan Djohan. Irwan bukan sosok asing bagi lingkungan jazz Banda Aceh. Bersama Uzair yang mencetus Aceh Jazz Community, mereka menyelenggarakan event Khanduri Jazz. Event rutin ini telah beberapa kali diselenggarakan sejak 2003 silam.

Sekarang dengan hadirnya etalase jazz secara rutin di hotel Kyriad, penggemar jazz bisa ‘mencuci telinganya’ dua kali seminggu.

Penulis: Moritza Taher
Editor: Muhajir Juli