AINS Banda Aceh, Sekolah Tanpa Baju Seragam

ACEHTREND.COM. Banda Aceh – Apa yang terlihat begitu mencolok bagi Anda saat memasuki perkarangan sekolah? Ya, anak-anak yang menggunakan seragam sekolah dan duduk manis di dalam ruangan mendengar penjelasan guru mereka. Namun, pemandangan seperti itu tidak terlihat di sekolah alam Aceh Islamic Nature School (AINS).

Sekolah yang beralamat di Jalan Kerukunan, Desa Pango Deah, Ulee Kareng, Banda Aceh tidak menggunakan seragam sekolah seperti sekolah pada umumnya. Para siswa bebas menggunakan pakaian apa saja, asalkan sopan dan nyaman bagi mereka. Begitulah yang terlihat oleh aceHTrend saat berkunjung ke AINS pada Rabu, (12/9/2018).

Kepala sekolah AINS, Nora Aini Yunita mengatakan bahwa di sekolah itu memang tidak mempunyai seragam khusus kecuali saat outing ke luar sekolah, yang menggunakan pakaian sejenis seragam olahraga. Namun, saat di sekolah tidak ada seragam khusus yang digunakan oleh para siswa ini.

“Setiap anak mempunyai gayanya masing-masing dan di sini mereka bebas menggunakan pakaian sesuai seleranya asalkan bisa digunakan saat bermain di lapangan, ujar perempuan yang menjadi kepala sekolah AINS sejak dua tahun lalu.”

Selain itu para siswa lebih banyak beraktivitas di luar dibandingkan di ruangan. Setiap aktivitas yang mereka lakukan terdapat pembelajaran di dalamnya.

Seperti saat aceHTrend mengunjungi tempat ini, terlihat sekelompok anak yang sedang bekerjasama memindahkan sebatang bambu kecil dengan dua jari telunjuk mereka. Mereka begitu kompak sehingga bambu tersebut dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain.

“Permainan ini untuk melatih kekompakan, kerjasama tim, dan kesabaran,” ujar Zainudin yang mengajar di AINS sejak September 2017.

Tidak hanya itu, setiap anak diarahkan sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Tidak ada pemaksaan bagi setiap anak harus bisa di semua mata pelajaran karena ketika siswa tidak menguasai satu mata ajar, tapi dia akan unggul di pelajaran yang lain. “Di sini tidak ada rangking karena semua anak rangking satu. Kami menjadikan anak bintang bagi dirinya sendiri,” ujar Nora.

Semua peraturan dan persyaratan di sekolah ini sudah disetujui oleh orang tua siswa saat memasuki anaknya ke sekolah alam AINS. Bahkan bukan anaknya yang dites di sekolah ini, tapi orang tuanya yang akan diwawancara. Antara orang tua dan guru juga sangat dekat, karena setiap hari guru fasilitator akan mengisi buku komunikasi siswa tentang aktivitas dan kegiatan apa saja yang dilakukannya di sekolah. Hal paling penting ialah semua siswa sangat antusias untuk berangkat sekolah, malah banyak yang tidak mau pulang dan ingin berlama-lama di sekolah.

Bagaimana, tertarik untuk memasukkan buah hati Anda ke sekolah alam AINS? Bersiaplah untuk diwawancarai sebelum mengantarkan anak Anda kemari, dan lihatlah begitu antusiasnya bila anak Anda diajak kemari.