Hadiri Haul Abu BUDI, Ketua DPR Aceh Minta Konsolidasi Alumni Dayah Diperkuat

Taufik Ar-Rifai/aceHTrend

ACEHTREND.COM, CALANG – Ketua DPR Aceh Tgk. Muharuddin berharap agar haul Abu BUDI XXI bisa menjadi momentum memperkuat konsolidasi antarsesama alumni dayah. Hal ini tak terlepas dari banyaknya alumni yang telah dilahirkan Dayah Bahrul Ulum Diniyah (BUDI) Lamno yang kini tersebar di Aceh hingga luar Aceh.

“Bahkan Dayah BUDI ini juga sudah dikenal tingkat Asia, hal ini terbukti ada sejumlah santri maupun alumni yang pernah menimba ilmunya di sini seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Myanmar, dan Brunei Darussalam. Semoga momentum ini bisa menjadi simbol perekat antarsesama alumni, khususnya bagi alumni dayah BUDI dan alumni dayah-dayah se-Aceh pada umumnya,” ujar Tgk. Muhar saat menghadiri haul Abu BUDI XXI di Kompleks Dayah BUDI Mesja Lamno, Aceh Jaya, Minggu (16/09/2018).

Menurutnya, Dayah BUDI merupakan salah satu dayah tertua di Aceh yang dibangun pada 1967 ini telah berkontribusi sebagai sentral pendidikan dan peradaban Islam di Aceh. Politisi Partai Aceh ini mengaku sangat bangga dan bersyukur bisa hadir bersama alim ulama se-Aceh. Apalagi kehadirannya merupakan undangan dan sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan musala dayah.

“Ini tentu saja membuat jamaah santri dayah BUDI yang melaksanakan salat jamaah kewalahan. Oleh karena itu, saya selaku mewakili seluruh anggota DPR Aceh lainnya sudah menyampaikan kepada kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh untuk mengalokasikan anggaran untuk pembangunan musala ini pada tahun 2019 nanti,” ujar Tgk. Muharuddin.

Sementara itu, Pimpinan Dayah BUDI, Abah Asnawi, menjelaskan, Dayah BUDI yang pernah terkena dampak gempa dan tsunami sempat membuat aktivitas belajar mengajar terhenti. Hal ini dikarenakan pusat-pusat kegiatan belajar mengajar seperti gedung dan aset-aset lainnya hancur.

“Tetapi alhamdulillah, Dayah BUDI kami bangun kembali dan proses belajar-mengajar bisa diteruskan kembali. Jumlah murid saat ini Lebih kurang seribu orang santri dan 500 orang santriwati. Untuk itu, kami meminta Pemerintah Aceh dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan Dayah Provinsi Aceh, Usamah, Ketua DPR Aceh, Tgk Muharuddin agar menaruh perhatian terhadap Dayah BUDI yang masih sangat membutuhkan bantuan,” ujarnya.[]

Editor : Ihan Nurdin