Enam Orang Kembali Diperiksa Terkait Dugaan Suap DOKA oleh Irwandi Yusuf

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf tersenyum usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/7). Irwandi Yusuf kembali diperiksa terkait penerimaan suap dana Otonomi Khusus (Otsus) Provinsi Aceh tahun 2018.@merdeka.com

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin (17/9/2018) kembali memeriksa enam orang, terkait dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018. Salah satunya yang ikut diperiksa adalah Izil Azhar alias Ayah Merin, yang merupakan karib Irwandi Yusuf.

Dalam keterangannya kepada awak media, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebutkan, selain Ayah Merin, KPK juga ikut memeriksa Fadhilatur Amri, kemudian Ketua BPKS Sayed Fadhil, mantan Kadispora Aceh Musri Idris, Kadispora Aceh Darmansyah serta RB Pratama Ershaputra, Legal PT Tunas Ridean Tbk.

Keenam orang yang diperiksa itu berstatus sebagai saksi dalam dugaan suap yang telah menyeret Irwandi Yusuf, Ahmadi dan Saiful sebagai tersangka.

“Para saksi akan didalami terkait pengetahuanya tentang proyek-proyek di Aceh, termasuk yang terkait dengan DOKA dan informasi lain yang relevan dalam penyidikan dengan tersangka IY,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah, Senin (17/9/2018).

Febri menambahkan untuk Bupati Bener Meriah non aktif,Ahmadi, KPK telah melimpahkan dakwaan dan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada hari Jumat, (14/9/2018).

“Berikutnya kami akan menunggu Informasi jadwal sidang yang ditentukan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Ahmadi akan didakwa sebagai pihak pemberi suap terhadap IY, Gubernur Aceh terkait dengan alokasi dan penggunaan anggaran DOK Aceh,” ujarnya

Sedangkan terhadap IY, HY dan YSB masih dalam proses penyidikan. Di mana KPK mendalami dugaan penerimaan lain dan proyek-proyek lain terkait dengan IY saat menjabat sebagai Gubernur Aceh.

“Kepemilikan aset pihak lain yang kami duga memiliki kedekatan dengan tersangka juga sedang ditelusuri,” tutup Febri.

Editor: Muhajir Juli

KOMENTAR FACEBOOK