Perempuan Peduli Leuser Kampanyekan ‘Gak Ada Leuser Gak Ngopi’

Dua bocah menggunakan atribut kampanye di lokasi CFD @Ihan Nurdin/aceHTrend

ACEHTREND.COM. Banda Aceh – Hari terakhir pelaksanaan program Perempuan Peduli Leuser (PPL), belasan anggota PPL yang berasal dari lima kabupaten/kota di Aceh melakukan kampanye pentingnya menjaga Leuser di lokasi car free day Banda Aceh, Minggu (16/09/2018).

Para anggota PPL mengenakan atribut pendukung berupa topi gajah dan harimau sebagai simbol satwa kunci untuk menarik perhatian pengunjung CFD. Mereka juga menampilkan drama yang menceritakan terjadinya perdagangan manusia sebagai dampak dari kerusakan lingkungan.

Dalam kampanyenya PPL menjelaskan tentang fungsi hutan Leuser yang masuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser sebagai lumbung air terbesar di Aceh dan memiliki jasa lingkungan tak ternilai di muka bumi. Selain itu KEL juga rumah bagi empat satwa kunci yang paling lengkap yaitu, harimau, badak, gajah, dan orangutan.

“Target kita ialah keluarga (ayah, ibu, dan anak-anak) dan pemuda karena untuk pengenalan dan kepedulian akan lingkungan harus dimulai dari unit terkecil di masyarakat. Dengan begitu mereka akan mengetahui bahwa kita memiliki harta alami terbaik di dunia yaitu hutan Leuser,” ujar Koordinator PPL, Ayu ‘Ulya, kepada aceHTrend.

Anggota PPL turut memberikan poster bertuliskan ‘Gak ada Leuser gak ngopi’ kepada Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman. Melalui poster tersebut mereka ingin menyampaikan pesan, bahwa kebiasaan minum kopi dengan sendirinya akan hilang bila air sebagai bahan baku utama untuk menyeduh kopi habis di muka bumi ini. Karena itu menjaga hutan agar tetap lestari merupakan kerja keras dan tanggung jawab semua pihak, termasuk mereka yang tinggal di kota yang tidak memiliki hutan.

“Selama ini kami kampanye hanya melalui media online dengan memanfaatkan Facebook, blog, dan Instagram. Setelah setahun kami belajar mengenai Leuser barulah kami terjun ke masyarakat untuk mengampanyekan secara langsung tentang apa saja yang penah kami dapatkan selama di PPL,” ujar Ayu.

Perempuan Peduli Leuser merupakan program beasiswa yang diberikan USAID Lestari Indonesia kepada belasan perempuan dari lima kabupaten/kota di Aceh, yaitu Banda Aceh, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Barat Daya, dan Aceh Selatan. Semua daerah ini kecuali Banda Aceh masuk dalam wilayah Kawasan Ekosistem Leuser. Selama program berlangsung para perempuan tersebut mendapatkan pelatihan mengenai gender, kepenulisan, dan advokasi.

Meski secara resmi program ini telah berakhir, para anggota penerima beasiswa tersebut menjadikan PPL sebagai komunitas sebagai wadah untuk bertukar pikiran dan mengampanyekan isu-isu lingkungan.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK