Pesan Saifannur Demi Pemilu yang Harmoni

ACEHTREND.COM,Bireuen- Bupati Bireuen H. Saifannur, S.Sos, di hadapan 17 perwakilan partai politik peserta pemilu 2019 berharap agar pesta demokrasi yang akan dihelat bisa berlangsung langsung, umum, bebas dan rahasia serta tanpa intimidasi.

Hal ini disampaikan oleh Saifannur kala memberikan sambutan pada acara deklarasi pemilu damai yang digelar oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Bireuen, Minggu (23/9/2018) di halaman Meuligo Bupati Bireuen.

Dalam kesempatan itu, untuk mewujudkan pemilu yang bebas intervensi, dia berharap agar semua pihak menghormati perbedaan pilihan politik serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Saifannur juga berpesan aparatur pemerintah agar bisa menempatkan diri pada posisi netral.

“Pemilu mesti berlangsung jujur, bebas dan rahasia, aparatur pemerintah harus bersikap netral,” pesan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bireuen tersebut.

Bupati Bireuen juga berpesan kepada seluruh kontestan agar mengikuti tiap tahapan pemilu dengan etika dan moral politik yang bagus. Menjauhi fitnah, menghindari ujaran kebencian serta bersaing secara penuh semangat fairplay.

Politik Gagasan

Sementara itu, Ketua KIP Bireuen Agusni, SP,MP., dalam sambutannya mengatakan deklarasi pemilu damai kali ini mengangkat tema: Indonesia Menolak Hoax Politisasi Sara dan Politik Uang. Kegiatan ini digelar sebagai bagian tahapan Pemilu 2019, yang kini memasuki masa kampanye, mulai 23 September hingga 13 April 2019.

“Kami yakin kita semua bisa beranjak dari pemilu elektoral prosedural menuju pemilu subtantif yang mengedepankan ide-ide untuk membangun negara,” ujar Agusni.

Agusni yang merupaka alumni Universitas Almuslim yang menamatkan tingkat magisternya di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, mengatakan Pemilu 2019 adalah pesta demokrasi yang mengharapkan lahirnya politik gagasan, jauh dari kabar bohong serta memiliki semangat untuk menjaga keutuhan nilai berbangsa dan bernegara.

Untuk itu Agusni berpesan dalam menjalankan kampanye partai politik bersedia menjaga nilai-nilai demokrasi, menjauhi tindakan tercela termasuk menghindari menyampaikan kabar bohong (hoax).

Kegiatan yang diikuti oleh sejumlah elit kabupaten serta unsur forkopimda, diikuti oleh ratusan partisipan dari partai politik, perwakilan kepemudaan serta irganisasi masyarakat sipil yang non partisan. []

Foto dikutip dari laman Facebook KIP Bireuen.

KOMENTAR FACEBOOK