Jurnalis di Aceh Ikut Pelatihan Penyelamatan Korban Tengelam di Pulau Kapuk

Pelatihan penyelamata korban tengelam di Pulau Kapuk (Foto: aceHTrend/Mulyadi)

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Puluhan Jurnalis dari berbagai media di Aceh mengikuti pelatihan dan simulasi penanggulangan bencana yang diadakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), di Pulau Kapuk, Lhoknga, Aceh Besar, Rabu (26/9/2018).

Pelatihan tersebut diikuti 67 jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) se-Aceh.

Dalam simulasi ini, para jurnalis dilatih melakukan penyelamatan korban yang jatuh dan tenggelam di tengah sungai atau muara laut di Pulau Kapuk, Lhoknga, yang dipandu Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Aceh.

Amatan aceHTrend, para peserta pelatihan dilengkapi pelampung, kemudian salah seorang jurnalis berperan sebagai korban tenggelam dijatuhkan ke dalam sungai tersebut.

Kemudian tim Basarnas dan sejumlah jurnalis (peserta) lainnya menolong korban tenggelam dengan menggunakan perahu karet, dan tandu dinaikan keatas perahu karet dan dievakuasi ke darat.

Kabid Humas BNPB Rita Rosita S kepada para wartawan mengatakan, pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan para jurnalis dalam masalah kebencanaan. Menurut Rita, jurnalis atau media massa mempunyai peran besar dalam penanganan bencana alam.

“Jurnalis tidak sekadar menyampaikan informasi bencana, juga ikut menstimulasi dan memobilisir bantuan, serta berbagai kebutuhan korban bencana,” ujarnya.

Selain itu, para wartawan juga dibekali tentang konsep dan karakteristik kebencanaan, penanganan tanggap darurat bencana, dan proses rehabilitasi sosial korban bencana.

BNPB menghadirkan sejumlah pamateri berskala nasional dan internasional untuk memberikan pemahaman tentang peliputan kebencanaan berbasis media cetak, elektronik dan online. Materi yang diberikan ada yang baik bersifat indoor maupun outdoor.

Adapun pemateri pada kegiatan tersebut, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BNPB RI, Dr. Sutopo Pujo Nugroho, Kalak BPBA T. Ahmad Dedek, Jurnalis Foto Kebencanaan Adek Berry, Johny Marlein Siahaan, dan Instruktur BPBA.[]

Editor : Irwan Saputra