Trauma Healing untuk Anak-anak di Pelosok Lombok

Anak-anak Dusun Batu Jompang, Bayan, Lombok Utara. @Ihan Nurdin/aceHTrend

ACEHTREND.COM, Mataram – Anak-anak Dusun Batu Jompang di kaki Gunung Rinjani yang berada di Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Lombok Utara mendapatkan trauma healing dari relawan Aksi Cepat Tanggap.

Pada Rabu siang (26/09/2018) dua relawan perempuan asal Banjarmasin, Kalimatan Selatan mengunjungi lokasi didampingi sejumlah relawan Posko Bayan lainnya.

Amatan aceHTrend di lokasi, belasan anak-anak usia sekolah dasar dikumpulkan di tenda di dekat jalan dusun. Kedua relawan tersebut, yaitu Mulyani dan Vina lantas menghibur anak-anak tersebut dengan materi-materi tanggap bencana yang dikemas menjadi nyanyian yang menyenangkan.

Belasan anak-anak tersebut lantas menyanyikan lirik-lirik yang sudah dicatat di papan tulis kecil. Mereka terlihat menyanyi dengan riang. Menjawab pertanyaan-pertanyaan relawan dengan jawaban jenaka dan spontan.

Misalnya ketika Mulyani menanyakan apa fungsi tangan, salah satu bocah secara spontan menjawab untuk memanggul kayu dalam bahasa lokal sambil memperagakannya.

Mulyani dan Vina sedang memberikan trauma healing kepada anak-anak Dusun Batu Jompang. @Ihan Nurdin/aceHTrend

Mulyani merupakan mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat, Banjar Baru, Kalimantan Selatan sedangkan Vina guru dari salah satu MTs di Banjarmasin. Mereka sudah berada di Lombok sejak sepekan dan akan berada di sana hingga dua pekan mendatang.

“Selama di Lombok kami mengunjungi posko-posko pengungsian untuk memberikan trauma healing kepada anak-anak berupa story telling, ini salah satu pendekatan yang kami lakukan supaya anak-anak ini mau terbuka sama kita,” ujar Mulyani.

Di posko lain yang berdekatan dengan masjid, mereka mengaji bersama anak-anak.

“Tantangannya selama berada di sini kendala bahasa,” ujar Mulyani.

Namun mereka mengaku tidak begitu kesulitan dalam beradaptasi dengan masyarakat maupun anak-anak di lokasi pengungsian.

Dusun ini dihuni oleh 30 kepala keluarga dengan total 79 jiwa. Lokasinya berada di kaki Rinjani yang berjarak sekitar 7 kilometer dari ibu kota kecamatan. Akses ke dusun ini hanya bisa dicapai dengan kendaraan roda empat hingga sampai RT 2 saja, selebihnya hanya bisa menggunakan sepeda motor karena akses jalan hanya berupa jalan setapak.

Relawan Posko Bayan, Mulya, kepada aceHtrend mengatakan, untuk mengirimkan bantuan hingga ke pelosok Bayan mereka menggunakan sepeda motor. Selain di Batu Jompang, pihaknya juga mendistribusikan logistik ke beberapa dusun di pelosok Bayan lainnya seperti Sambi Elen, Sukadana, Akar-akar, dan Mumbul Sari.

Trauma healing merupakan salah satu aksi ACT selain layanan medis, rescue, dan relief, dalam menangani masyarakat korban gempa di NTB. Berdasarkan data posko induk ACT di Mataram, gempa yang terjadi pada 29 Juli dan 5 Agustus 2018 lalu telah merenggut 585 korban jiwa dan 125.741 rumah rusak yang mengakibatkan 417.529 warga kehilangan tempat tinggal dan mengungsi di barak dan tenda-tenda darurat.[]