Jokowi-Ma’ruf Unggul di Pemilih Muslim

Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin. TEMPO/Subekti

ACEHTREND.COM, Jakarta-Walau kerap diterpa fitnah bahwa Presiden Joko Widodo anti Islam dan bahagian dari Partai Komunis Indonesia (PKI) serta kerap mendiskreditkan ulama, tetapi hasil survey LSI justru menunjukkan grafik bahwa Jokowi-Ma’ruf justru unggul di pemilih muslim.

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf) unggul di kalangan responden muslim dibandingkan dengan pasangan pesaingnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi).

Beberapa isu seperti suksesnya pelaksanaan Asian Games, kunjungan Jokowi ke Lombok menjadi alasan sebagian responden memilih Jokowi-Ma’ruf. Sementara melemahnya nilai tukar rupiah hingga ke Rp 15 ribu/dolar AS dan Ijtimak ulama menambah dukungan bagi pasangan Prabowo-Sandi.

Hasil survei LSI Denny JA yang dirilis, Kamis (27/9/2018) menunjukkan elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf di kalangan muslim sebesar 52,8% suara meningkat tipis dari bulan sebelumnya 52,7%. Sementara pasangan kompetitornya hanya memperoleh 29,3% suara, tapi naik dari sebelumnya 27,9%. Adapun responden yang belum memutuskan pilihan, bersikap rahasia serta tidak menjawab/tidak tahu (TJ/TT) sebesar 17,9%.

Sebagai informasi bobot responden muslim mencapai 88,3% dari total. Survei LSI Denny JA dilakukan pada 14-22 September 2018 dengan melibatkan 1.200 responden di seluruh Indonesia. Metode pengumpulan sampling menggunakan multistage random sampling dan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner dengan margin of error sebesar +/- 2,9%.

Sumber: Katadata