Kelangkaan Solar Picu Lambatnya Pembangunan di Abdya

Sekretaris Umum Gapensi Aceh, Syamsidik Ibrahim.

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Sekretaris Umum Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) Provinsi Aceh, Syamsidik Ibrahim, mengatakan kelangkaan solar di Kabupaten Aceh Barat Daya sejak sebulan terakhir berakibat pada lambannya pembangunan di daerah itu dalam bidang konstruksi.

Di satu sisi kata dia, segala proyek harus dikebut agar selesai di akhir tahun tetapi di sisi lain kelangkaan bahan bakar justru akan menjadi hambatan.

“Setiap pembangunan konstruksi itu sangat bergantungan pada BBM, apalagi solar. Karena transportasi sangat menentukan selesai atau tidaknya pembangunan proyek tepat waktu,” ungkap Syamsidik, Jum’at (28/9/2018).

Syamsidik menyebutkan, macetnya penyaluran solar sama halnya “mencekik” para kontraktor terutama di barat selatan Aceh. Selain mereka dituntut mengerjakan proyek tepat waktu, selain itu para kontraktor juga harus memikirkan bagaimana memperoleh BBM untuk keperluan transportasi.

“Akibatnya banyak proyek tidak selesai sesuai target nantinya. Kalau ini terus dibiarkan maka efeknya sangat besar bagi jasa pembangunan konstruksi,” ujarnya.

Syamsidik meminta agar pemerintah daerah di kawasan barat selatan Aceh menstabilkan penyaluran solar agar pelaksanaan pembangunan daerah sesuai dengan keinginan pemerintah daerah nantinya.

“Dari pantauan kami, itu antrean mobil sampai berkilo-kilo panjangnya, bahkan sampai malam mereka antre untuk mendapatkan solar. Maka kami meminta pemerintah agar bisa menstabilkan penyaluran BBM solar ke barat selatan Aceh, terutama Abdya,” kata Syamsidik.[]