Kepala Jembatan Longsor, Warga Dua Kecamatan Terisolasi

ACEHTREND.COM, Singkil– Akibat hujan deras yang mengguyur Aceh Singkil beberapa hari terakhir, sejumlah infrastruktur di beberapa lokasi di Aceh Singkil mengalami kerusakan.

Seorang warga Ali Hasmi, Ahad ini (30/9) kepada AceHTrend melaporkan, sebuah jembatan di Desa Bukit Harapan atau Tran-26 Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, putus.

Putusnya jembatan tersebut, membuat warga yang ingin berpergian dari  ke Kecamatan Kuta Baharu dan Singkohor dan sebaliknya, menjadi terganggu.

“Warga dua kecamatan, Kuta Baharu dan Singkohor terisolasi. Jembatan Tran 26 yang selama ini menjadi akses jalan warga telah putus, kepala jembatan longsor. Hanya kendaraan roda dua yang bisa lewat, itu pun harus hati-hati. Sedangkan roda empat tak bisa,” jelas Ali Hasmi.

Mantan Camat Gunung Meriah itu menambahkan, putusnya jembatan berukuran 6 x 10 tersebut disebabkan tingginya curah hujan. Sehingga membuat tanah abudmen jembatan terkikis dan akhirnya longsor.

Ali Hasmi memperkirakan,  jika air telah surut dari sisi jembatan melalui alur sungai, kendaraan roda empat bisa lewat. “Tetapi sekarang, debit air sedang naik,” tuturnya.[]