Perkantoran dan Sekolah Digenangi Air; Aktivitas Terganggu

ACEHTREND.COM, Singkil – Hujan deras yang mengguyur Aceh Singkil dalam beberapa hari ini, tidak saja telah meluluhlantakkan jembatan Trans-26 Desa Bukit Harapan, Gunung Meriah, tetapi menyebabkan sejumlah ruas jalan provinsi di Aceh Singkil tergenang air. Malah, ada beberapa titik jalan yang tak bisa dilalui kendaraan dan terpaksa dialihkan ke jalan lain.

Amatan aceHTrend, Senin (1/10/2018), ruas jalan yang tak bisa dilalui, yaitu jalan depan Lembaga Pemasyarakatan Aceh Singkil atau depan kantor camat Singkil Utara.

Seorang petugas Dinas Perhubungan Aceh Singkil, Mursidi kepada aceHTrend mengatakan, genangan air di ruas jalan tersebut diperkirakan mencapai betis dan lutut orang dewasa sehingga pengendara enggan melewati.

Pantauan aceHTrend, pihak Dinas Perhubungan dan anggota Polres Aceh Singkil, tampak berjaga-jaga dan telah memasang rambu-rambu sebagai pertanda jalan ditutup dan dialihkan.

Kendaraan pun terlihat ramai memasuki dan keluar melalui jalan Desa Simpang SMA Gosong Telaga Utara dan Simpang Jembatan AMD, Gosong Telaga Timur.

“Kendaraan yang berpergian dari Rimo-Singkil dan sebaliknya terpaksa dialihkan ke jalan Gosong Telaga Utara dan Gosong Telaga Timur,” jelas Mursidi.

Karena genangan air yang tinggi, aktivitas pegawai di kantor camat, KUA kecamatan, dan Babinsa Singkil Utara yang berada di sisi badan jalan menjadi terganggu walau tak sempat lumpuh total. 

“Air sudah memasuki dan merendam pekarangan kantor camat. Tetapi aktivitas kantor tetap jalan,” ucap Ansari, Sekcam Singkil Utara.

Lain halnya dengan siswa-siswi SMAN 1 Singkil Utara yang sekolahnya juga berlokasi di seputar ruas jalan, mereka terpaksa diliburkan. Sebab, air telah merendam ruang kelas.

“Kami tak bisa belajar, air telah memasuki ruang kelas,” tutur Jalal, seorang siswa.

Sampai berita ini tayang, mendung masih bergelantung di atmosfir langit Aceh Singkil, sebagai pertanda hujan bakal turun.[]