Mahasiswa Desak Pemerintah Cabut Izin PT EMM

Taufan Mustafa/aceHTrend

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Belasan mahasiwa menggelar aksi di gerbang DPRA menolak kehadiran PT Emas Mineral Murni (EMM) di Aceh Tengah, Selasa (2/10/2018).

Para mahasiswa tersebut merupakan gabungan dari Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Aceh Tengah, Himpunan Mahasiswa Pelajar Bener Meriah, Mahasiswa Peduli Sejarah Gayo, dan Persatuan Mahasiswa Aceh Tengah Bener Meriah UIN Ar-Raniry. Mereka meminta Pemerintah Aceh dan DPRA mencabut izin operasional PT EMM di wilayah tengah Aceh.

Koordinator Aksi, Wandi Ariga, mengatakan kehadiran PT EMM di daerah itu hanya untuk mencuri hasil bumi, merusak lingkungan, bahkan menggusur penduduk yang telah turun-temurun tinggal di sana.

“Kami di sini tahu apa hak kami, kami tahu apa maksud PT EMM masuk ke Aceh, untuk masyarakat yang ada di Aceh Tengah yang terkena dampak adalah masyarakat awam,” teriak para orator.

Kehadiran perusahaan asing tersebut dinilai sebagai bentuk ketidaksanggupan pemerintah dalam mengelola sumber daya di daerahnya.

Selain berorasi, dalam aksi tersebut mahasiswa juga menarikan tarian gajah putih. Aksi ini mendapat pengawalan dari aparat kepolisian dan personel Satpol PP.[]

Editor : Ihan Nurdin