Ratna Sarumpaet Diduga Dikeroyok, Rachel Maryam: “Apa kalian gak punya ibu?”

ACEHTREND. COM, Banda Aceh – Ratna Sarumpaet, aktifis perempuan yang aktif mendukung kubu Prabowo – Sandi diduga dikeroyok oleh orang tak dikenal. Ratna Sarumpaet juga pernah melahirkan dramatari Alia, Luka Serambi Mekkah.

Dari foto yang beredar di medsos, wajah pengiat kesenian dan kebudayaan itu, terlihat lebam dan bengkak-bengkak. “Giginya juga patah, ” kata Ahmad Dani sebagaimana diwartakan media.

Rachel Maryam melalui akun @cumarachel mengecam pelaku pemukulan.

“Innalillahi bunda @RatnaSpaet semalam dipukuli sekelompok orang. Saat ini keadaan babak belur. Hei kalian beraninya sama ibu2! Apa kalian gak punya ibu? Lahir dari apa kalian?,” tulis politisi Gerindra.

Menurut Rachel Maryam, kejadian pemukulan Ratna Sarumpaet terjadi beberapa waktu lalu. Namun, karena dilarang publish maka kabar pemukulan baru beredar saat ini.

“Setelah dikonfirmasi, kejadian penganiayaan benar terjadi.. hanya saja waktu penganiayaan bukan semalam melainkan tgl 21 kemarin. Berita tidak keluar karena permintaan bunda @RatnaSpaet pribadi, beliau ketakutan dan trauma. Mohon doa,” tulis Rachel yang juga pendukung pasangan nomor urut 2, juga melalui akun twitternya.

Dari kabar yang beredar kejadian penganiayaan disebut di Bandung, Jawa Barat. Hingga saat ini belum diketahui penyebab pemukulan yang menimpa ibu dari artis Atiqah Hasiholan tersebut. 

Dilihat dari akun @ratnaspaet atas nama Ratna Sarumpaet, aktifis kemanusiaan itu masih tetap aktif melakukan twit sejak di hari kejadian yang disebut oleh Rachel Maryam. Twit terakhir terlihat tanggal 30 September 2018.

Alia, Luka Serambi Mekkah

“Cut Nyak….”.
”Penghianat!
Beraninya kau menyebut
namaku…
Beraninya kau
menginjakkan kakimu
dirumahku…”.
“Saya hanya ingin
membantu, Cut Nyak”.
”Membantu…”.
”Cut Nyak diduga menyembunyikan
pimpinan gerombolan yang akhir-akhir ini terus merongrong negara. Mereka
merencanakan sesuatu Cut Nyak, dan saya yakin mereka sungguh-sungguh”.
“Merencanakan apa!”.
“Sesuatu yang lebih buruk….”.
”Apa yang lebih buruk itu? Membakar pesantren ini?
Atau membakarku hidup-hidup? Kalian pikir kami masih punya rasa takut? Pergilah !

Itulah penggalan dialog Panglima Rayeuk dengan Cut Nyak dalam dramatari Alia, Luka Serambi Mekkah karya Ratna Sarumpaet, yang dipentaskan tahun 2000, di Aceh.

Paska gempa dan tsunami, Ratna bersama anaknya Atiqah yang kini menjadi artis ikut juga membantu Aceh bersama dengan berbagai kalangan lainnya. []

Editor: Risman Rachman