Di Kuta Pangwa Pidie Jaya, Semua Pemuda Diwajibkan Ikut Pengajian Mingguan

ACEHTREND.COM,Meureudu- Seluruh pemuda yang berusia 40 tahun ke bawah di Gampong Kuta Pangwa, Pidie Jaya, diwajibkan mengikuti pengajian mingguan yang digelar di sebuah balai pengajian. Bagi yang melanggar, akan dijemput ke rumah.

Demikian kesepakatan yang dibuat di Kuta Pangwa, antara elemen pemuda beserta aparatur desa, Senin (1/10/2018). Dalam rapat tersebut ada lima point yang disepakati, tiga di antaranya tentang konsistensi penerapan aturan itu sendiri.

Ketua Pemuda Gampong Kuta Pangwa Fakhrul Ikhsan, kepada aceHTrend, Selasa (2/10/2018) mengatakan, dalam rapat yang digelar di meunasah, lahirlah lima point, pertama, seluruh pemuda gampong yang berusia 40 tahun ke bawah diwajibkan menghadiri pengajian rutin mingguan.

Kedua, bila tiga kali berturut-turut tidak hadir, maka akan dijemput ke rumah serta diberikan peringatan lisan. Ketiga, setiap pengajian diberlakukan absensi kehadiran. Keempat, diberlakukan infaq seiklasnya, serta kelima, hasil rapat tidak bisa diganggu gugat.

Kepada aceHTrend, Fakhrul Ikhsan mengatakan, kesepakatan mengaji mingguan bagi pemuda merupakan inisiatif bersama antara kaum muda dan aparatur gampong.

“Ini lahir dari inisiatif bersama, tidak ada pemaksaan dari orang tua di desa kami. Perihal sejauhmana akan berjalan, hanya waktu yang akan menentukan. Bila melihat antusias kala rapat, saya melihat peluang untuk berjalan sangatlah besar, insya Allah,” kata Ikhsan.

Di Kuta Pangwa, selain pemuda, pengajian rutin yang digelar dua kali dalam satu pekan, telah berlangsung lama dan diperuntukkan bagi kalangan “senior” alias ayah dan ibu dari para pemuda.

“Untuk orang tua pengajiannya digelar di meunasah, dua kali dalam satu minggu,” kata Ikhsan.

Dia juga menjelaskan total jumlah pemuda di Kuta Pangwa sekitar 90-an orang, tapi yang berada di kampung hanya 50-an, selebihnya merantau ke Malaysia, ke luar daerah serta menempuh studi di berbagai Perguruan Tinggi (PT) di luar Pidie Jaya.