MIT Imbau Masyarakat Tak Terkecoh Penipuan Berkedok Donasi Bencana

Contoh pesan penipuan yang beredar dan berkedok donasi bencana.

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Ketua Masyarakat Informasi Teknologi (MIT) Aceh, Teuku Farhan, meminta masyarakat agar mewaspadai penipuan berkedok donasi untuk korban bencana.

Pasalnya kata dia, penipuan dengan kedok ajakan berdonasi untuk korban bencana di Palu dan Dongala, Sulawesi Tengah mulai beredar melalui layanan pesan singkat atau sms.

“Saya baru saja menerima pesan tersebut. Masyarakat harus waspada, ada penipuan di dunia maya yang memanfaatkan momentum donasi bencana. Sekarang makin marak donasi bencana di luar lembaga resmi,” ujar Teuku Farhan kepada aceHTrend, Kamis (4/10/2018).

Bagi masyarakat yang ingin berdonasi, ia mengingatkan agar mengirimkan donasinya melalui rekening lembaga-lembaga resmi yang dapat dipercaya kredibilitasnya dan bisa dipertanggungjawabkan ke publik. Hal ini untuk meminimalisir agar donasi yang disumbangkan tidak jatuh ke pihak yang salah.

“Bila mereka mengirimkan seribu sms, dan 10 orang tertipu lalu mengirimkan donasi Rp100 ribu saja, satu hari mereka bisa mendapat 1 juta rupiah,” ujarnya.

Bisa jadi penipuan serupa juga beredar di Whatssap dan sosial media. Karena itu, masyarakat perlu jeli dan tidak terkecoh dengan informasi tersebut.[]