Khutbah Jumat : “Di Zaman Modern Rasa Kasih Sayang Mulai Hilang”

ACEHTREND.COM, SINGKIL—“Manusia yang hidup di zaman modern, mulai banyak yang kehilangan rasa. Terutama rasa malu dan rasa kasih sayang.”

Pernyataan ini diungkap Ustaz Azwar S Pdi dalam khutbah Jumat (5/10/2018) di Masjid Nurul Huda Gosong Telaga, Singkil Utara, Aceh Singkil.

Ustaz  Azwar mencontohkan, saat ini, banyak orang yang suka menyakiti orang lain, milik orang menjadi miliknya, memfitnah menjadi sesuatu yang lumrah. Menjelek-jelekkan orang lain pun suatu hal yang biasa.

Lebih tragisnya, kata Ustaz Azwar, ada manusia yang tegah membuang anaknya, saling membunuh. Bahkan, ada anak yang tegah mengusir orangtuanya dari rumah.

Hal itu terjadi, kata Ustaz Azwar, karena rasa kasih sayang dan perasaan malu telah tercerabut dari hati nurani manusia.

Padahal tambah Ustaz Azwar, rasa malu dan rasa kasih sayang inilah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnnya.

“Jika rasa malu dan rasa kasih sayang tak ada lagi, maka samalah manusia itu dengan hewan melata. Bahkan, lebih jelek dari itu,” tutur Ustaz Azwar.

Di hadapan ratusan jamaah khatib yang berpendampilan breyok itu menjelaskan, Allah Swt telah memfitrahkan rasa kasih sayang pada manusia. Dengan  rasa kasih sayang itulah,  manusia tidak mau menyakiti dan  mengganggu sesamanya.

Orang yang suka menyakiti dan mengganggu orang lain, ibadahnya akan hancur. Ibadah yang dilakukannya, tidak akan bisa menolongnya kelak di hadapan Allah,” tegas Ustaz Azwar sembari mengutip sebuah Hadis Nabi Muhammad Saw.

Dalam kesempatan itu, Ustaz Azwar menukilkan Hadis lain: “Sipulan banyak puasa sunat di siang hari. Bertahajud dan bermunajad di tengah malam. Tapi rasa dalam hatinya tidak ada. Ia suka menyakiti hati tentangganya, sahabatnya, saudaranya dengan ucapan yang kasar, kata-katanya tajam. Spontan Nabi menjawab, tidak ada kebaikan pada dirinya. Orang tersebut, penghuni neraka jahanam.”

Khatib alumni IAIN Sumatera Utara itu melanjutkan, Islam mengajarkan pada umatnya supaya selalu mempertinggi rasa kasih sayang, rasa malu, dan rasa takut pada Allah Swt.

Puasa yang dikerjakan, shalat yang ditunaikan, naik haji ke Baitullah dan ibadah-ibadah lainnya, salah satu tujuannya adalah untuk meninggikan rasa kasih sayang, rasa malu, dan rasa takut pada Allah.

Orang yang paling tinggi rasanya, ia akan menjadi orang yang paling mulia di hadapan Allah.

Dalam al-Quran, ungkap Ustaz Azwar  Allah berfirman : “Kami ciptakan kamu laki-laki dan perempuan. Kami jadikan kamu bersuku-suku, berbangsa-bangsa. Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah, yaitu yang paling tinggi rasa cintanya dan rasa takut kepada Allah.”

Di penghujung khutbah, ia menyampaikan,  Jika kita masih cenderung  menyakiti orang lain, berarti ada kekeliruan kita dalam memahami agama.

Karena itu, Ustaz Azwar mengajak jamaah, agar senantiasa mempelajari Islam dengan benar.

“Ilmu yang benar, akan  melahirkan amal yang benar. Amal yang benar akan menciptakan rasa yang benar. Dan rasa itu, akan tumbuh di hati nurani kita. Terutama rasa malu, rasa kasih sayang, dan rasa takut pada Allah,” pungkasnya.[]