Pemerintah Aceh Segera Minta Klarifikasi Terkait Izin PT EMM di Nagan Raya

ACEHTREND. COM, Banda Aceh – Pemerintah Aceh mengaku mendengar, memperhatikan sekaligus mempelajari semua aspirasi terkait penambangan di Nagan Raya.

Pemerintah Aceh, melalui Juru Bicara, Wiratmadinata menyatakan pada prinsipnya Pemerintah Aceh satu hati dengan DPRA, Walhi Aceh dan LSM Peduli Tambang lainnya, juga dengan adik-adik mahasiswa, apalagi dengan masyarakat di Nagan Raya.

“Perintah pertama Plt Gubernur Aceh, Dinas ESDM segera mendengar dan menelaah apa yang menjadi aspirasi rakyat,, ” kata Wiratmadinata, Jumat (5/10) malam.

Wiratmadinata memastikan, pihak Dinas ESDM sudah merecord seluruh pandangan dan masukan semua pihak.

“Pertemuan 1 Oktober 2018 di DPRA dan surat dari Walhi Aceh tanggal 2 Oktober 2018, dipelajari secara sungguh-sungguh oleh Dinas ESDM, ” katanya.

Wira juga menyatakan, atas dasar telaah itu, terbuka peluang bagi Pemerintah Aceh untuk secepatnya menyurati Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM.

“Langkah pertama, kita akan meminta klarifikasi dan penjelasan, kronologis serta kajian terkait prosedur penerbitan IUP Operasi Produksi Mineral Logam
dalam rangka Penanaman Modal Asing PT. Emas Mineral Murni seluas
10.000 (sepuluh ribu) Ha di Kabupaten Nagan Raya,” tambahnya.

Disebutkan oleh Wira, berdasarkan klarifikasi dan penjelasan itu akan disikapi secara tepat sehingga semua kita dapat kembali pada prinsip awal bahwa pengelolaan sumberdaya tambang di Aceh mestilah dikelola secara bersama untuk tujuan bersama pula, yaitu kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah dan negeri. []