Puluhan Atlet Ramaikan Turnamen Tenis Rektor Cup Unsyiah

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menggelar turnamen tenis tingkat mahasiswa dan umum yang memperebutkan Piala Rektor (Rektor Cup). Turnamen ini dilaksanakan pada 4-7 Oktober 2018 di Lapangan Tenis Unsyiah.

Wakil Rektor I Unsyiah, Prof. Marwan, saat pembukaan, Kamis (5/10) mengatakan turnamen tenis kembali digelar Unsyiah setelah 10 tahun vakum penyelenggaraannya. Selain untuk memeriahkan milad ke-57 Unsyiah, turnamen ini kembali digelar untuk mencari bibit potensial pemain tenis dari kalangan mahasiswa.

“Unsyiah terus berkomitmen untuk menghidupkan kembali turnamen tenis, selain itu juga untuk mencari bibit pemain dari kalangan dosen dan mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Dr. Rer. Nat. Ilham Maulana, menyebutkan turnamen ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp30 juta. Turnamen ini diikuti 49 atlet tunggal putra dan 19 pasang ganda putra. Peserta yang hadir berasal dari seluruh kabupaten kota di Aceh, serta dari Medan, dan Jakarta.

“Turnamen ini bukan hanya dimaksudkan sebagai ajang tanding olahraga saja, tetapi juga upaya Unsyiah untuk mengapresiasi prestasi olahraga, khususnya anak-anak Aceh,” ujar Ilham.

Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang silaturahmi para pemain tenis dari berbagai daerah, sehingga dapat menumbuhkan semangat dalam membangun olahraga ini.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, yang turut hadir saat pembukaan turnamen, mengapresiasi kegiatan ini. Sebab menurutnya, kehadiran turnamen ini secara tidak langsung membawa dampak ekonomi dan aktivitas wisata bagi kota Banda Aceh. Terlebih lagi, kegiatan ini turut dihadiri para atlet dari luar kota.

Ia mengambil contoh di beberapa negara yang berhasil meningkatkan aktivitas wisata melalui turnamen tenis. Untuk itu, ia berharap suatu saat nanti, turnamen ini dapat diselenggarakan lebih besar yang melibatkan banyak atlet dari seluruh Indonesia.

“Diharapkan nanti ada event tenis seluruh Indonesia yang diselenggarakan di Banda Aceh, sehingga dapat meningkatkan aktivitas perekonomian,” ujarnya.[]

Editor : Ihan Nurdin