40 Remaja dan Pemuda di Aceh Ikuti Pelatihan Juru Bicara Pancasila

ACEHTREND.COM. Banda Aceh – Komunitas Bela Indonesia (KBI) menggelar pelatihan Juru Bicara Pancasila untuk wilayah Aceh di Grand Arabia Hotel Banda Aceh. Pelatihan berlangsung selama empat hari mulai tanggal 5-8 Oktober 2018.

Para peserta yang terpilih berasal dari berbagai latar belakang komunitas, agama, dan daerah. Tidak hanya yang berasal dari Banda Aceh, tapi dari daerah lain seperti Langsa, Lhokseumawe, Aceh Singkil, Aceh Selatan, dan Nagan Raya.

Salah seorang panitia Affan Ramli memgatakan kegiatan itu diikuti 40 orang dari 200 yang mendaftar. Keterbatasan tempat dan akomodasi serta syarat yang ketat dari panitia, sehingga tidak semuanya bisa dilibatkan.

“Saya tidak menyangka antusias masyarakat Aceh untuk mengikuti kegiatan ini cukup tinggi, bahkan Aceh merupakan peminat tertinggi dibandingkan daerah lain,” ujar Affan Ramli, Jumat (5/10/2018).

Ia juga menjelaskan ada enam kriteria yang ditentukan panitia untuk memilih para peserta yaitu tingkat keaktifan di media sosial, konsen terhadap isu, partisipasi, keterwakilan, keadilan gender, dan orientasi jaringan kerja.

Selain di Aceh, pelatihan Juru Bicara Pancasila juga dibuat di 25 propinsi yang ada di Indonesia. Tujuannya ialah untuk menyuarakan pesan kebaikan melalui media sosial yang nantinya akan melawan berita hoax dan paham radikal yang muncul karena media massa.

Dalam pelatihan ini ada lima point utama yang didapat oleh peserta juru bicara pancasila, yaitu (1) subtansi yang menyangkut isu tentang Islam, Pancasila, dan terorisme, (2) tools berupa alat untuk media kampanye yang nantinya akan diajarkan cara menulis, debat, dan sosmed managemen (3) jaringan yang nantinya akan berkolaborasi membuat program bersama untuk Aceh, (4) content production di mana akan ada video dan statement meme question dari setiap peserta, dan (5) Program lanjutan untuk kampanye kebaikan melalui media sosial.

Penyelenggara kegiatan berharap para peserta yang dilatih, aktif di media sosial dan menjadi content creator yang menyuarakan Indonesia sebagai rumah bersama. Di pelatihan inilah nantinya para peserta akan melakukan perang melawan berita hoax di media sosial.

Editor: Muhajir Juli